Kamis 20 Jul 2023 13:01 WIB

Luapan Air Sungai Yamuna Capai Dinding Luar Taj Mahal

Banjir besar telah menewaskan sedikitnya 100 orang di beberapa bagian India utara.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Friska Yolandha
Seorang pria melihat sungai Yamuna yang meluap mengalir ke pinggiran monumen Taj Mahal di Agra, India, Rabu, 19 Juli 2023. India secara teratur menyaksikan banjir parah selama musim hujan, yang berlangsung antara Juni dan September dan membawa sebagian besar Curah hujan tahunan di Asia Selatan.
Foto: AP Photo/Aryan Kaushik
Seorang pria melihat sungai Yamuna yang meluap mengalir ke pinggiran monumen Taj Mahal di Agra, India, Rabu, 19 Juli 2023. India secara teratur menyaksikan banjir parah selama musim hujan, yang berlangsung antara Juni dan September dan membawa sebagian besar Curah hujan tahunan di Asia Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, AGRA -- Air yang naik dari Sungai Yamuna mencapai dinding batas luar Taj Mahal pada Rabu (19/7/2023). Luapan air ini menenggelamkan salah satu taman yang berdekatan dengan ikon India.

Banjir di monumen yang identik dengan marmer putih abad ke-17 di Kota Agra ini terjadi saat banjir besar telah menewaskan sedikitnya 100 orang di beberapa bagian India utara. Hujan monsun menyapu rumah dan jembatan serta mengakibatkan tanah longsor yang mematikan.

Baca Juga

Dinding batas batu pasir merah Taj Mahal dikelilingi oleh air coklat berlumpur, bahkan ketika sekawanan turis memadati monumen bersejarah yang tidak tersentuh oleh sungai. Namun, air dari Yamuna yang meluap membanjiri beberapa rumah dataran rendah di dekat monumen, mendorong pejabat untuk memindahkan penduduk ke tempat yang lebih aman.

Penduduk dan pejabat setempat mengatakan sungai terakhir menyentuh dinding batas monumen pada 2010. Pada 1978, air banjir merembes ke ruang bawah tanah monumen, tetapi para pejabat meyakinkan, peristiwa itu tidak mungkin terulang kali ini.

Juru bicara Survei Arkeologi India yang mengelola Taj Mahal mengatakan, peningkatan permukaan air tidak menimbulkan ancaman bagi monumen ikonik tersebut. Asisten konservasi di Taj Mahal Pangeran Vajpayee mengatakan kepada kantor berita Press Trust of India bahwa monumen itu dibangun di atas struktur yang ditinggikan dan air banjir tidak mengancamnya saat ini.

Bangunan yang sering disebut sebagai monumen cinta ini dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan di tepi selatan sungai Yamuna untuk mengenang istri kesayangannya, Mumtaz. Kompleks ini menampung kuburan mereka, masjid, dan beberapa kuburan bangsawan Mughal lainnya dan menjadi daya tarik wisata terbesar di India, membawa jutaan pengunjung setiap tahun. 

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement