Jumat 21 Jul 2023 05:15 WIB

Indonesia Ajak Pengusaha dan Pebisnis Rusia Berinvestasi di IKN

Indonesia mengajak para pengusaha Rusia mengambil bagian pada pembangunan IKN

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Esthi Maharani
Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares mendorong para pengusaha dan pebisnis Rusia untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Foto: Dokumentasi KBRI Moskow
Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares mendorong para pengusaha dan pebisnis Rusia untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia mendorong para pengusaha dan pebisnis Rusia untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ajakan berinvestasi disampaikan ketika KBRI Moskow menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Investing in Indonesia’s New Capital of Nusantara: A World-class Green Smart City”, Selasa (18/7/2023) lalu.

“Nusantara telah didesain menjadi kota hijau dan ramah lingkungan, smart serta berkelanjutan. Saat ini pembangunan telah dimulai dan sudah mencapai 15,46 persen untuk fase 1,” ungkap Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Belarusia Jose Tavares dalam acara tersebut, seperti diterangkan dalam keterangan pers KBRI Moskow yang dikutip Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kamis (20/7/2023).

Baca Juga

Jose mengajak para pengusaha Rusia mengambil bagian pada pembangunan IKN, terutama di 12 sektor prioritas atas. “Pemindahan IKN membutuhkan dana sebesar Rp467 triliun, di mana 80 persen ditargetkan berasal dari investasi asing, baik dalam skema investasi langsung maupun public private partnership. Di sinilah peran bapak/ibu sekalian,” ucapnya.

Dia menambahkan, saat ini Indonesia telah menerima lebih dari 250 letter of intent untuk berinvestasi di IKN. “Namun tidak satupun berasal dari Rusia. Untuk itu kami mengundang pebisnis Rusia untuk melakukan penjajakan investasi di Nusantara dan melakukan peninjauan lapangan untuk melihat kemajuan pembangunan yang telah dimulai,” kata Jose.

Acara sosialisasi yang digelar KBRI Moskow dihadiri oleh lebih dari 20 perusahaan Rusia. Perusahaan-perusahaan tersebut telah melewati proses kurasi dan bergerak di sektor-sektor prioritas IKN. KBRI Moskow berkomitmen memberi dukungan dan fasilitas bagi perusahaan Rusia yang tertarik berinvestasi di Indonesia, termasuk IKN.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement