Kamis 17 Aug 2023 09:32 WIB

Jepang Janjikan Donasi 1 Juta Dolar AS untuk Rekonstruksi Jenin

Jenin hancur setelah operasi militer terbesar Israel di kota itu dalam 20 tahun.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani
epang telah berjanji untuk memberikan bantuan senilai 1 juta dolar AS untuk rekonstruksi kamp pengungsi Jenin
Foto: AP/Majdi Mohammed
epang telah berjanji untuk memberikan bantuan senilai 1 juta dolar AS untuk rekonstruksi kamp pengungsi Jenin

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO --  Jepang telah berjanji untuk memberikan bantuan senilai 1 juta dolar AS kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA). Donasi ini untuk membantu membangun kembali kamp pengungsi Jenin yang hancur setelah operasi militer terbesar Israel di kota itu dalam 20 tahun.

Tentara pendudukan Israel menyerang kamp pengungsi Jenin selama dua hari pada awal Juli. Tentara Israel menggunakan helikopter, dan pesawat tak berawak untuk menyerang warga Palestina. Pasukan darat Israel juga melakukan penyerbuan terhadap penduduk sipil. Kantor Perwakilan Jepang untuk Palestina mengatakan, donasi tersebut akan membantu membangun kembali rumah yang rusak, pusat kesehatan dan layanan UNRWA.

Baca Juga

“Melalui bantuan hibah ini, Jepang akan mengimplementasikan bantuan kemanusiaan di berbagai bidang seperti sanitasi, kesehatan, dan tanggapan terhadap persenjataan yang tidak meledak melalui UNRWA,” ujar pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang, dilaporkan Middle East Monitor, Rabu (16/8/2023).

Kementerian Luar Negeri mengatakan, Pemerintah Jepang akan melanjutkan upaya membangun kepercayaan antara pihak-pihak terkait untuk mencapai solusi dua negara terkait Proses Perdamaian Timur Tengah. Jepang jug mendesak semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan dan perilaku provokatif.

Donasi tersebut diberikan sebagai tanggapan atas permohonan UNRWA sebesar 23,8 juta dolar AS untuk tanggap darurat multisektoralnya, menyusul serangan militer Israel di Jenin.  Badan tersebut hampir seluruhnya bergantung pada sumbangan sukarela dari negara-negara anggota PBB untuk layanan penting yang diberikan kepada pengungsi Palestina.

“Sekali lagi kami membutuhkan dukungan untuk memulihkan layanan dasar di kamp Jenin bagi Pengungsi Palestina, dan membantu mereka membangun kembali kehidupan dan mata pencaharian mereka,” kata Direktur Urusan UNRWA di Tepi Barat, Adam Bouloukos, dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh badan tersebut bulan lalu.

Bouloukos menambahkan, UNRWA membutuhkan dukungan agar dapat memulihkan layanan dasar, seperti pendidikan, perawatan kesehatan primer, bantuan tunai darurat, dan bantuan tempat tinggal bagi keluarga yang terkena dampak di kamp.  “Kita juga harus menangani kebutuhan kesehatan mental melalui dukungan psikososial kepada Pengungsi Palestina dan responden pertama," ujar Bouloukos.

Serangan Israel di Jenin menewaskan 12 warga Palestina dan melukai sedikitnya 120 orang. Sekitar 80 persen rumah di kamp pengungsi itu rusak.  Serangan itu juga meninggalkan jejak kehancuran besar-besaran di seluruh kota Tepi Barat. Puluhan rumah, kendaraan, toko, dan saluran utilitas rusak atau hancur akibat serangan Israel.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement