Jumat 18 Aug 2023 14:33 WIB

Abu Mahdi, Momok Baru Persenjataan Iran

Abu Mahdi diklaim sebagai salah satu rudal terbaik di kelasnya di dunia.

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani
Iran telah meluncurkan rudal Abu Mahdi yang diklaim sebagai salah satu rudal terbaik di kelasnya di dunia.
Foto: AP Photo/Vahid Salemi
Iran telah meluncurkan rudal Abu Mahdi yang diklaim sebagai salah satu rudal terbaik di kelasnya di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, Pada bulan Juli lalu Iran meluncurkan rudal jelajah baru yang dinamai Abu Mahdi setelah Amerika Serikat mengerahkan kapal perang tambahan ke Teluk Persia. Nama rudal ini diambil dari nama pemimpin milisi Syiah Irak yang tewas dalam serangan udara AS pada Januari 2020, Abu Mahdi al-Muhandis.

Iran mengatakan rudal yang dapat menjangkau hingga 1.000 kilometer dan menggunakan kecerdasan artifisial telah dibangun para ahli di Aerospace Industries Organization (AIO), sebuah divisi dari Kementerian Pertahanan Iran.

Baca Juga

Mengutip pejabat militer, media pemerintah Iran mengatakan rudal yang membawa hulu ledak yang sangat eksplosif itu mampu melewati sistem pertahanan udara dan menyerang sasaran. Dalam upacara serah terima Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Alireza Tangsiri, mengatakan “kapal musuh” harus berada ribuan kilometer jauhnya untuk menghindari serangan rudal Abu Mahdi.

Ia menggambarkan Abu Mahdi sebagai “salah satu rudal terbaik di kelasnya di dunia.” Tangsiri mengatakan rudal ini memiliki “pelacak ganda” dan dirancang untuk bisa digunakan dalam peperangan elektronik, serta terbang dengan ketinggian rendah untuk menghindari radar musuh.

Pengumuman ini disampaikan satu pekan setelah Pentagon mengumumkan mengarahkan kapal perang amfibi tambahan dan ekspedisi Marinir ke Teluk Persia. Atas instruksi Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, Komando Pusat AS mengirimkan kapal perang amfibi, USS Bataan dan USS Carter Hall, serta anggota Unit Ekspedisi Marinir ke-26 ke perairan tersebut.

“Melalui tindakan ini, Amerika Serikat menunjukkan komitmen untuk memastikan kebebasan navigasi dan menghalangi kegiatan destabilisasi Iran di kawasan itu,” kata pernyataan Departemen Pertahanan seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Hulu ledak lebih kuat ...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement