Senin 21 Aug 2023 17:11 WIB

SOM-J, Senjata Presisi Jarak Jauh Turki

SOM-J dirancang untuk dapat dipasang di berbagai platform angkatan laut Turki

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani
Seri rudal Standoff Missile (SOM) adalah hasil dari upaya ambisius Turki untuk membangun industri pertahanan dalam negeri yang tangguh
Foto: EPA-EFE/ERDEM SAHIN
Seri rudal Standoff Missile (SOM) adalah hasil dari upaya ambisius Turki untuk membangun industri pertahanan dalam negeri yang tangguh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam lanskap peperangan modern yang terus berkembang, rudal presisi telah menjadi pusat perhatian, mengubah operasi militer dan perencanaan strategis. Salah satu terobosan dalam teknologi tersebut adalah rudal jelajah SOM-J. Sistem senjata canggih yang menarik perhatian karena teknologi dan kemampuan strategisnya.

Seri rudal Standoff Missile (SOM) adalah hasil dari upaya ambisius Turki untuk membangun industri pertahanan dalam negeri yang tangguh dengan memproduksi teknologi militer canggih.

Baca Juga

Program SOM, yang diinisiasi perusahaan Turki Roketsan, bertujuan untuk mengembangkan keluarga rudal presisi, termasuk varian peluncuran udara dan peluncuran darat. Dikutip dari situs resminya, Senin (21/8/2023) Roketsan mengatakan SOM-J, dibangun berdasarkan teknologi SOM yang sudah ada dan sudah digunakan Angkatan Udara Turki.

SOM-J adalah hasil dari penelitian, pengembangan, dan kolaborasi yang luas dengan berbagai mitra domestik dan internasional. Desainnya menggabungkan teknologi terbaru untuk memastikan akurasi, kelangsungan hidup, dan adaptabilitas di medan perang yang berubah dengan cepat.

SOM-J memiliki sejumlah fitur dan kemampuan yang berkontribusi pada efektivitasnya di medan perang modern:

1. Teknologi Siluman : SOM-J menggabungkan teknologi siluman dan mengurangi penampang radar yang membuatnya sulit bagi musuh mendeteksi dan menghalau rudal ini.

2. Jangkauan: Di situsnya, Roketsan mengatakan jangkauan SOM-J mencapai 275 kilometer. Dengan jangkauan ini kapal perang angkatan laut dapat menyerang target dari jarak aman, meminimalkan risiko bagi kapal yang menembakannya.

3. Akurasi: SOM-J menggunakan kombinasi sistem navigasi berbasis satelit, navigasi inersial, dan pemetaan medan untuk memastikan akurasi tembakan bahkan dalam kondisi cuaca buruk.

4. Multifungsi: SOM-J dapat menyerang berbagai target, termasuk kapal permukaan, instalasi militer musuh di pinggir pantai, dan target berbasis darat.

5. Opsi Hulu Ledak: Rudal ini dapat dilengkapi dengan berbagai opsi hulu ledak, termasuk hulu ledak tinggi, hulu ledak pecah, dan hulu ledak bunker-busting.

6. Independensi: SOM-J dirancang untuk beroperasi secara mandiri, dengan intervensi operator yang minim akan mengurangi risiko intersepsi selama diluncurkan.

SOM-J dirancang untuk dapat dipasang di berbagai platform angkatan laut Turki...

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement