Rabu 06 Sep 2023 10:44 WIB

Rakyat UEA Sangat Bangga Punya Astronaut Pertama Arab yang Pulang ke Bumi

Sultan Al-Neyadi menjadi orang Arab pertama yang melakukan perjalanan luar angkasa.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani
Sultan AlNeyadi menjadi astronaut pertama dari negara Arab yang melakukan misi jangka panjang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Foto: nasa
Sultan AlNeyadi menjadi astronaut pertama dari negara Arab yang melakukan misi jangka panjang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Para pemimpin Uni Emirat Arab (UAE) mengucapkan selamat kepada Sultan Al-Neyadi atas kesuksesan dan keberhasilannya kembali ke Bumi. Ia berhasil menyelesaikan misi luar angkasa bersejarah dan menjadikannya orang Arab pertama yang melakukan perjalanan luar angkasa.

Presiden UEA dan Penguasa Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan; Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai Sheikh Hamdan bin Moahmmed bin Rashid Al Maktoum; dan Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Makhtoum menyampaikan kegembiraannya. Mereka menggunakan platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, untuk mengekspresikan rasa bangga dan penghargaan mereka terhadap astronaut Emirat.

Baca Juga

"Rakyat UEA sangat bangga dengan Anda dan seluruh tim yang telah mencapai kemajuan besar dalam eksplorasi ruang angkasa. Anda membawa mimpi-mimpi sebuah bangsa ke batas-batas baru dan kami merayakan perjalanan perintis dan kembalinya Anda dengan selamat," tulis Sheikh Mohammed bin Zayed di X, dilansir Al Arabiya, Selasa (5/9/2023).

Al-Neyadi menavigasi perjalanan luar angkasa selama 17 jam kembali ke Bumi dengan kapsul SpaceX Dragon, bersama dengan tiga rekan krunya. Mereka berhasil mendarat di lepas pantai Florida pada hari Senin, membawa pulang hasil penelitian penting dari waktu yang mereka habiskan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Sheikh Mohammed bin Rashid menyoroti peran penting al-Neyadi dalam menginspirasi "jutaan pemuda Arab," dan kontribusinya yang signifikan terhadap penelitian luar angkasa dan sains.

"Kami mengucapkan selamat kepada rakyat Emirat dan semua pemuda Arab atas kembalinya Sultan Al Neyadi dengan selamat ke planet Bumi, astronaut Arab pertama dalam misi panjang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

"Sultan (al-Neyadi) melakukan 200 misi penelitian ilmiah... dan menghabiskan lebih dari 4.400 jam di luar angkasa... dan mengilhami jutaan pemuda Arab bahwa kita dapat berkontribusi positif pada perjalanan ilmiah dan beradab umat manusia...," tulis Sheikh Mohammed bin Rashid di X.

Al-Neyadi melakukan ratusan eksperimen di luar angkasa, mulai dari pertumbuhan sel manusia di luar angkasa, mengendalikan bahan yang mudah terbakar dalam gravitasi mikro. Termasuk penelitian tentang chip jaringan pada fungsi jantung, otak, dan tulang rawan.

Ia juga mempelajari kualitas tidur, yang dimaksudkan untuk membantu mengembangkan terapi bagi para astronaut. Terapi ini guna meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan mereka para astronaut secara keseluruhan. Terutama bagi astronaut yang selama misi luar angkasa yang diperpanjang, serta efek gravitasi mikro pada jantung manusia dan tugas pemeliharaan di ISS.

Sheikh Hamdan bin Mohammed juga merayakan kembalinya astronaut UEA dan menyatakan optimismenya akan masa depan Arab yang cerah.

"Hari ini, kita merayakan kembalinya Sultan Al-Neyadi ke bumi setelah misi luar angkasa Arab terlama yang pernah ada, sebuah momen penting bagi sebuah bangsa yang ambisinya tidak mengenal batas. Ketika kita menatap petualangan baru di luar angkasa, UEA terus mengejar visinya untuk masa depan Arab yang lebih cerah," kata Sheikh Hamdan di X.

Al-Neyadi adalah orang kedua dari UEA yang terbang ke luar angkasa dan orang pertama yang diluncurkan dari daratan Amerika Serikat sebagai bagian dari tim ISS yang berdurasi panjang. Dia diperkirakan akan menerima sambutan layaknya pahlawan di UAE sekembalinya ke Bumi, setelah menjalani evaluasi medis di AS.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement