Sabtu 09 Sep 2023 13:34 WIB

Menara Masjid Abad 12 ‘’Roof of Marrakech’’ Ambruk Akibat Gempa Maroko

Televisi menyiarkan gambar menara masjid yang jatuh dan reruntuhan menimpa mobil.

Demi keamanan, warga memilih berada di luar rumah setelah gempa, di Rabat, Maroko, 8 September 2023.
Foto:

Orang-orang di Rabat, sekitar 350 arah utara dari Ighil dan kota pantai Imsouane yang berjarak 180 km arah barat Ighil juga memutuskan keluar dari rumah, menyelamatkan diri. Mereka takut terjadi gempa yang lebih kuat. 

Video-video yang dibagikan di media sosial tak lama setelah gempa, menunjukkan orang yang ketakutan lari keluar dari sebuah pusat perbelanjaan, restoran, dan apartemen. Mereka berkumpul di luar bangunan tersebut. 

Sepanjang sejarahnya, gempa jarang terjadi di Afrika Utara. Lahcen Mhanni, kepala Seismic Monitoring and Warning Department pada National Institute of Geophysics kepada 2M TV mengatakan, gempa Jumat malam tercatat sebagai yang terkuat di wilayah pegunungan. 

Pada 1960, gempa berkekuatan 5,8 magnitude mengguncang Kota Agadir, Maroko yang menyebabkan ribuan orang kehilangan nyawa. Gempa Agadir ini membuat pemerintah mengubah peraturan mengenai pendirian bangunan di Maroko. 

Namun, banyak bangunan khususnya di wilayah perdesaan tak memiliki kualifikasi menahan gempa. Berselang 20 tahun kemudian, tepatnya 1980, El Asnam yang berbatasan dengan Aljazair juga mengalami gempa besar, yaitu mencapai 7,3 magnitude.

Gempa ini membuat 2.500 orang meninggal dan 300 ribu orang kehilangan rumah. Pada 2004, gempa di kota pantai Mediterania, Al Hoceima yang berekuatan 6,4 magnitude menewaskan 628 orang dan menyebabkan 926 orang lainnya terluka. 

 

sumber : AP/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement