Jumat 06 Oct 2023 20:11 WIB

Sindir Amerika Serikat Cs, Putin Sebut Pemimpin Barat Telah Kehilangan Kesadaran

Putin menyebut tindakan Rusia di Ukraina untuk memerangi operasi militer Barat.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nidia Zuraya
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Amerika Serikat (AS) sedang berusaha untuk memaksakan hegemoninya yang sedang runtuh di seluruh dunia.
Foto: EPA-EFE/MIKHAIL METZEL/SPUTNIK/KREMLIN POOL M
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Amerika Serikat (AS) sedang berusaha untuk memaksakan hegemoninya yang sedang runtuh di seluruh dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Amerika Serikat (AS) sedang berusaha untuk memaksakan hegemoninya yang sedang runtuh di seluruh dunia. Dia menyebut bahwa perang di Ukraina menunjukkan seberapa jauh negara-negara Barat telah kehilangan kontak dengan kenyataan.

“Kami tidak memulai apa yang disebut perang di Ukraina. Sebaliknya, kami berusaha menyelesaikannya,” kata Putin pada pertemuan Valdai Discussion Club di resor Sochi di Laut Hitam, Kamis (5/10/2023).

Baca Juga

 

Putin mengungkapkan, Barat telah menyebabkan perang karena AS adalah 'hegemon' yang menganggap dirinya sebagai satu-satunya penentu kebenaran di dunia.  Dia menambahkan, para pemimpin Barat telah kehilangan 'kesadaran terhadap realitas'.

Menurutnya, hal itu disebabkan pemikiran kolonial Negeri Paman Sam. Putin mempertanyakan hak apa yang dimiliki Amerika Serikat untuk menguliahi negara lain.

Dalam pertemuan itu, Putin pun menyampaikan bahwa saat ini Rusia harus menanggapi tekanan geopolitik yang terus meningkat. Dia mengungkapkan, perang yang dilancarkan oleh Ukraina dengan dukungan langsung dan aktif dari kolektif Barat telah berlangsung selama 10 tahun.

Putin menyebut operasi militer khusus Rusia di Ukraina saat ini bertujuan menghentikan operasi militer di wilayah tersebut. “Dan ini (operasi militer khusus) mengingatkan kita bahwa langkah-langkah sepihak, tidak peduli siapa yang mengambil tindakan tersebut, pasti akan memicu tindakan balasan. Seperti yang Anda tahu, tindakan akan memicu tindakan balasan,” kata Putin.

Dia menambahkan, negara mana pun yang bertanggung jawab, mandiri, dan berdaulat, akan melakukan tindakan balasan. Putin pun mengingatkan bahwa perdamaian global hanya akan tercapai ketika semua negara merasa aman.

“Perdamaian abadi akan tercipta hanya ketika semua orang merasa aman, menyadari bahwa pendapat mereka dihormati dan ada keseimbangan di dunia, ketika tidak ada seorang pun yang mampu memaksa orang lain untuk hidup sesuai keinginan hegemon. Dalam sistem seperti itu, gagasan tentang hegemon justru dinegasikan, dibuang ke tempat sampah,” ucap Putin. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement