Rabu 11 Oct 2023 14:13 WIB

Konflik Israel-Palestina Memanas, Putin: Kebijakan AS di Timteng Gagal

AS berusaha mencapai perdamaian kawasan tapi tanpa mengakomodasi Palestina

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Esthi Maharani
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, meningkatnya kekerasan antara Israel dan Palestina menunjukkan kegagalan kebijakan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.
Foto: Mikhail Metzel, Sputnik, Kremlin Pool Photo v
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, meningkatnya kekerasan antara Israel dan Palestina menunjukkan kegagalan kebijakan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, meningkatnya kekerasan antara Israel dan Palestina menunjukkan kegagalan kebijakan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Menurut Putin, Washington berusaha memonopoli perundingan untuk mencapai perdamaian di kawasan, tapi tanpa mengakomodasi kepentingan Palestina.

“Saya pikir banyak orang akan setuju dengan saya bahwa ini (eskalasi konflik Israel-Palestina) adalah contoh nyata kegagalan kebijakan AS di Timur Tengah,” kata Putin kepada Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al-Sudani yang tengah berkunjung ke Moskow, Selasa (10/10/2023), dikutip laman Middle East Monitor.

Baca Juga

Putin berpendapat, AS berusaha untuk memonopoli upaya internasional dalam menciptakan perdamaian di kawasan. Namun Putin menilai, AS telah mengabaikan kepentingan Palestina, termasuk kebutuhan mereka membentuk negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

“Bagaimanapun, apa pun yang terjadi di sana (Israel-Palestina), saya tahu bahwa baik posisi Anda, Yang Mulia Perdana Menteri, dan posisi kami adalah bahwa kerugian terhadap penduduk sipil harus diminimalkan dan dikurangi menjadi nol. Dan kami menyerukan kepada semua pihak yang berkonflik untuk melakukannya,” kata Putin kepada Mohammed Shia Al-Sudani.

Sementara itu Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan, Moskow siap untuk terus mendorong penyelesaian konflik Israel-Palestina. “Kami benar-benar siap untuk terus memberikan bantuan komprehensif kepada kedua pihak guna meredakan konfrontasi dan mewujudkan gencatan senjata. Kami menjalin kontak erat dengan para pemain terkemuka di kawasan, yang berperan dalam menstabilkan situasi dan menciptakan kondisi untuk membangun hubungan langsung. Dialog Palestina-Israel sangat diperlukan,” ucapnya dalam konferensi pers Selasa lalu, dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.

Dia mengungkapkan, pada April lalu, Rusia mengajukan proposal untuk mengoordinasikan pendekatan sebagai bagian dari penyelesaian Timur Tengah serta melibatkan negara-negara di kawasan dan Liga Arab. “Kami juga mengusulkan untuk mempertimbangkan mengadakan konsultasi di tingkat menteri dan sekretaris jenderal Liga Arab di Moskow untuk mengkonfirmasi parameter universal penyelesaian dan membahas cara-cara untuk menormalisasi situasi di zona konflik,” kata Zakharova.

Korban jiwa terus meningkat....

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement