Jumat 13 Oct 2023 16:56 WIB

35 Wisatawan Indonesia yang Terjebak di Israel akan Segera Dipulangkan

Total 313 wisatawan Indonesia telah berhasil keluar dari wilayah konflik tersebut.

Peserta aksi dari Forum Umat Islam membawa bendera Palestina saat mengikuti Indonesia Turun Tangan Bantu Palestina di Titik Nol Yogyakarta, Jumat (13/10/2023). Pada aksi damai menyikapi pertempuran Israel-Palestina ini mereka menyerukan Pemerintah untuk ikut membantu Palestina dengan menggalang bantuan internasional. Selain itu, mereka juga melakukan penggalangan dana untuk membantu perjuangan rakyat Palestina. Pada akhir aksi peserta berdoa qunut nazilah bersamaan dengan Shalat Ashar berjamaah di lokasi aksi.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Peserta aksi dari Forum Umat Islam membawa bendera Palestina saat mengikuti Indonesia Turun Tangan Bantu Palestina di Titik Nol Yogyakarta, Jumat (13/10/2023). Pada aksi damai menyikapi pertempuran Israel-Palestina ini mereka menyerukan Pemerintah untuk ikut membantu Palestina dengan menggalang bantuan internasional. Selain itu, mereka juga melakukan penggalangan dana untuk membantu perjuangan rakyat Palestina. Pada akhir aksi peserta berdoa qunut nazilah bersamaan dengan Shalat Ashar berjamaah di lokasi aksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri menyatakan sebanyak 35 wisatawan religi asal Indonesia akan segera dipulangkan dari Israel, di tengah eskalasi konflik Israel-Palestina.

“Masih ada 35 WNI yang melakukan wisata religi dan akan kita fasilitasi (kepulangannya) pada 14 Oktober 2023. Kita akan bantu akses keluarnya,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/10/2023).

Baca Juga

Sejak meletusnya konflik terbaru antara Israel dan Palestina yang dipicu serangan oleh kelompok militan Hamas pada 7 Oktober 2023, Kemlu mencatat 231 wisatawan Indonesia telah keluar dari wilayah Israel pada 9 Oktober 2023.

Selanjutnya, pemerintah juga mencatat 38 dari 44 wisatawan Indonesia keluar dari Israel dan masuk ke Yordania masing-masing pada 11 Oktober 2023 dan 12 Oktober 2023—sehingga total 313 wisatawan Indonesia telah berhasil keluar dari wilayah konflik tersebut.

Kepulangan ratusan WNI tersebut ke Tanah Air dilakukan secara mandiri melalui agen perjalanan yang mengatur agenda wisata mereka, termasuk untuk keberangkatan dan kepulangan.

Peran pemerintah, dalam hal ini, adalah memfasilitasi proses kepulangan dengan memastikan semua WNI bisa melintasi perbatasan dari Israel ke Yordania serta membantu negosiasi dengan maskapai penerbangan.

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advisory) bagi WNI yang memiliki rencana untuk berkunjung atau melakukan wisata religi ke Israel dan Palestina, agar menunda perjalanan mereka hingga situasi lebih aman.

Pemerintah juga mengimbau WNI yang tinggal menetap di Israel dan Palestina untuk segera meninggalkan wilayah tersebut, untuk mengantisipasi memburuknya situasi keamanan dan kemanusiaan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement