Ahad 05 Nov 2023 09:19 WIB

Pemerintah Tengah Upayakan Evakuasi Satu Keluarga WNI di Gaza Selatan

Satu keluarga WNI telah berhasil dipulangkan dari Gaza pada Jumat dini hari.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Friska Yolandha
Presiden Joko Widodo (kiri) meninjau bantuan untuk Palestina didampingi Menlu Retno Marsudi (kanan) di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (4/11/2023). Presiden melepas bantuan tahap pertama yang akan diterbangkan dengan tiga pesawat berisi 51,5 ton bantuan berupa bahan makanan, alat medis, selimut, tenda dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza.
Foto: EPA-EFE/BAGUS INDAHONO
Presiden Joko Widodo (kiri) meninjau bantuan untuk Palestina didampingi Menlu Retno Marsudi (kanan) di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (4/11/2023). Presiden melepas bantuan tahap pertama yang akan diterbangkan dengan tiga pesawat berisi 51,5 ton bantuan berupa bahan makanan, alat medis, selimut, tenda dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan pemerintah tengah berusaha melakukan evakuasi terhadap satu keluarga yang berada di wilayah Gaza. Palestina. Keluarga tersebut diketahui tinggal di Gaza Selatan.

"Kita berusaha untuk mengevakuasi satu keluarga lagi yang berada di Gaza Selatan, prosesnya sangat rumit," kata Menlu Retno saat ditemui di sela aksi bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat, Ahad (5/11/2023).

Baca Juga

Sebelumnya, pemerintah sudah berhasil melakukan evakuasi terhadap satu keluarga yang tinggal di Gaza bagian utara.

Tantangan utama dalam proses evakuasi pada keluarga tersebut menurut Retno adalah keamanan. Evakuasi memerlukan tiga kali upaya baru bisa berhasil.

"Karena mereka berangkat kemudian terjadi serangan, dan sebagainya," kata Retno.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri telah berhasil mengevakuasi empat warga negara Indonesia (WNI) dari Jalur Gaza, Jumat (3/11/2023) dini hari. Empat WNI dan satu istri WNI kewarganegaraan Palestina dievakuasi oleh tim dari Kbri Kairo.

Terkait bantuan, pemerintah tengah bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk segera menyalurkan bantuan untuk warga Palestina. Bersama pihak tersebut, bantuan dikurasi agar sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan masyarakat.

"Misalnya air, obat-obatan seperti antibiotik dan obat yang tidak memerlukan cold storage, kemudian makanan cepat saji, apapun yang dibutuhkan itu yang utama dikirimkan," kata Retno.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement