Kamis 16 Nov 2023 13:23 WIB

Survei: Dukungan Warga AS untuk Israel Semakin Terkikis

Mayoritas warga AS mendukung gencatan senjata

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani
Warga New York turun ke jalan menggelar aksi dukungan untuk rakyat Palestina dari agresi Israel, New York, Sabtu (15/5) waktu setempat.
Foto:

Dalam sebuah pertanda yang berpotensi mengkhawatirkan bagi Israel, hanya 31 persen responden jajak pendapat yang mengatakan bahwa mereka mendukung pengiriman senjata kepada Israel. Sementara 43 persen warga AS telah menentang ide pengiriman senjata ke Israel.

Sisanya warga AS mengatakan mereka tidak yakin. Dukungan untuk mengirimkan senjata kepada Israel paling kuat di antara anggota Partai Republik, sementara sekitar separuh anggota Partai Demokrat menentangnya.

Sebagai perbandingan, 41 persen orang yang menjawab jajak pendapat mengatakan bahwa mereka mendukung pengiriman senjata ke Ukraina dalam perang melawan invasi Rusia yang sudah berlangsung selama hampir 21 bulan. Dibandingkan dengan yang menentang dan sisanya tidak yakin. Dalam hal Ukraina, dukungan untuk mengirim senjata lebih kuat di antara para anggota Partai Demokrat.

Sementara sebagian besar anggota Partai Demokrat moderat di Kongres telah lama mendukung bantuan militer kepada Israel. Beberapa anggota Partai Biden yang progresif mulai mempertanyakan apakah perlu ada pengawasan yang lebih ketat serta syarat-syarat yang melekat pada bantuan tersebut.

Para pejabat AS telah memperingatkan bahwa dana untuk bantuan militer Ukraina semakin menipis. Hal ini karena DPR yang dikuasai Partai Republik dan Senat yang mayoritas Demokrat masih berselisih mengenai permintaan pemerintahan Biden untuk miliaran dolar lebih banyak dalam bentuk bantuan kepada Kiev.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos dilakukan secara online dan nasional, mengumpulkan tanggapan dari 1.006 orang dewasa AS. Jajak pendapat ini memiliki interval kredibilitas, margin ketepatan, sekitar empat poin persentase.

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement