Ahad 19 Nov 2023 13:01 WIB

15 Anak-anak Gaza Tiba di UEA untuk Mendapatkan Perawatan Medis

UEA berkomitmen memberi perawatan medis pada 1.000 anak Gaza.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Ani Nursalikah
Seorang anak laki-laki yang terluka diangkut setelah serangan Israel di Deir Al-Balah, Jalur Gaza selatan, Palestina, Kamis (9/11/2023).
Foto: AP Photo/Hatem Moussa
Seorang anak laki-laki yang terluka diangkut setelah serangan Israel di Deir Al-Balah, Jalur Gaza selatan, Palestina, Kamis (9/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Sebuah pesawat sewaan yang membawa sekitar 15 anak-anak dari Jalur Gaza, beserta keluarga mereka mendarat di Abu Dhabi pada Jumat (17/11/2023). Mereka tiba untuk mendapatkan perawatan medis.

Langkah ini sebagai bagian dari janji UEA untuk merawat 1.000 anak yang terluka dalam perang di Gaza. Kedatangan anak-anak tersebut merupakan langkah awal inisiatif Presiden UEA Sheikh Mohamed untuk merawat 1.000 wanita dan anak-anak Gaza.

Baca Juga

Berangkat dari Bandara Internasional El Arish di Mesir, pesawat sewaan itu mendarat di Bandara Internasional Abu Dhabi dengan membawa anak-anak yang paling membutuhkan bantuan medis, termasuk mereka yang menderita luka parah dan luka bakar, serta pasien kanker yang membutuhkan pengobatan ekstensif.

BACA JUGA: Warga Thailand Dilaporkan Tempur Bersama Israel, Ulama Thailand: Menusuk dari Belakang

“Kami ingin melakukan evakuasi setiap hari karena ada banyak orang yang terluka, rumah sakit tidak berfungsi, dan kekurangan obat-obatan,” kata Mohammed Al Kaabi dari organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Emirat.

“Insya Allah selama seminggu ke depan kami akan mengevakuasi siapa pun yang kami bisa, karena waktu sangat berharga dan ada banyak nyawa yang hilang," ujar Al Kaabi, dilaporkan Al Arabiya.

Setibanya di Abu Dhabi, seorang anak laki-laki dengan kaki yang dibalut dan diperban, serta ekspresi wajah yang lelah, mengacungkan dua jarinya sebagai tanda 'Kemenangan' saat dia dibawa ke ambulans putih yang telah menunggu. Anak laki-laki lain berusia sekitar tiga tahun memegang botol susu putih dan kaki kanannya dibalut perban. Dia menangis.

Rumah sakit UEA memberikan perawatan...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement