Senin 20 Nov 2023 18:49 WIB

MER-C: RS Indonesia Diobrak-Abrik Israel

Mer-C mendesak Israel untuk tidak melakukan pertempuran di rumah sakit.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani
Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina.
Foto:

Koresponden Palestine Today mendokumentasikan kerusakan di dalam salah satu bagian Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara setelah pengeboman artileri berat pasukan pendudukan Israel selama berjam-jam. Tank-tank itu terus mengepung rumah sakit yang menampung lebih dari 5.000 warga Gaza yang mengungsi dan 650 pasien. Dalam sebuah video, koresponden Palestine Today, Ahmed Al-Barash, terluka oleh peluru artileri Israel saat sedang siaran langsung.

Doctors Without Borders (MSF) pada Ahad (19/11/2023) malam menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza untuk mencegah pertumpahan darah berkelanjutan. “Kami menegaskan kembali seruan kami untuk melakukan gencatan senjata, lebih dari sebelumnya, untuk menghentikan pertumpahan darah yang terjadi,” kata organisasi internasional yang berbasis di Prancis itu dalam sebuah pernyataan di platform X.

LSM tersebut mengatakan, setelah serangan udara Israel pada Sabtu (18/11/2023), sekitar setengah mil dari Rumah Sakit Nasser di Khan Younis tempat tim MSF bekerja, 122 pasien tiba di rumah sakit dalam beberapa menit. MSF mengatakan bahwa 70 orang meninggal dalam serangan itu.

“Di unit luka bakar, ahli bedah melakukan sekitar 10 operasi luka bakar setiap hari. Namun, rumah sakit ini dipenuhi ratusan pasien luka bakar yang menunggu untuk dioperasi,” kata MSF.

Israel terus melancarkan serangan setiap hari di Jalur Gaza selatan, meskipun menyatakannya sebagai zona aman dan mendesak warga sipil untuk pergi ke selatan. Sejak Israel mulai membombardir Gaza pada 7 Oktober, setidaknya 13 ribu warga Palestina telah terbunuh, termasuk lebih dari 9.000 wanita dan anak-anak. Sementara lebih dari 30 ribu lainnya terluka.

Ribuan bangunan, termasuk rumah sakit, masjid dan gereja, juga telah rusak atau hancur akibat serangan udara dan darat yang tiada henti dari Israel di Gaza. Blokade Israel juga telah memutus pasokan bahan bakar, listrik, dan air ke Gaza, serta mengurangi pasokan bantuan

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement