Selasa 05 Dec 2023 19:48 WIB

Konflik Buruh Swedia Vs Tesla Menyebar Hingga Denmark

Pekerja transportasi dan serikat pekerja terbesar di Denmark gelar aksi solidaritas

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani
Konflik buruh Swedia melawan Tesla menyebar ke negara tetangga, Denmark.
Foto: Reuters
Konflik buruh Swedia melawan Tesla menyebar ke negara tetangga, Denmark.

REPUBLIKA.CO.ID, COPENHAGEN -- Konflik buruh Swedia melawan Tesla menyebar ke negara tetangga, Denmark. Pekerja transportasi bersama serikat pekerja terbesar di Denmark mengatakan mereka akan melakukan aksi solidaritas dengan para pekerja Swedia untuk melawan produsen mobil yang berbasis di Texas tersebut.

Tesla tidak memiliki serikat pekerja global, tetapi para pekerja Swedia menuntut produsen mobil tersebut menandatangani perjanjian kerja bersama, yang mana sebagian besar karyawan di Swedia memilikinya. Tesla tidak memiliki pabrik di Swedia, namun memiliki beberapa pusat layanan.

Serikat buruh Denmark, Fagligt Fælles Forbund atau yang dikenal 3F mengatakan terdapat spekulasi Tesla akan mengirimkan mobil-mobilnya ke pelabuhan Denmark dan mengangkutnya dengan truk ke Swedia setelah para pekerja dermaga Swedia memblokir penerimaan mobil-mobil Tesla di sana.

"Secara konkret, ini berarti para pekerja dermaga dan pengemudi tidak akan menerima dan mengangkut mobil-mobil Tesla yang akan dikirim ke Swedia," kata 3F dalam pernyataannya, Selasa (5/12/2023).

"Dengan adanya aksi simpati ini, langkah tersebut sudah tidak mungkin lagi dilakukan," tambah 3F.

Kepada surat kabar regional Jydske Vestkysten, kepala 3F bidang transportasi di Esbjerg, Jakob Lykke mengatakan kota terbesar kelima di Denmark itu  satu-satunya pelabuhan yang dilalui mobil-mobil Tesla yang tiba dengan kapal.

"Jadi mulai 20 Desember, kami mengeluarkan mobil mereka dari kapal, seperti yang biasa kami lakukan," kata Lykke kepada harian tersebut. Hal ini kemungkinan juga akan mempengaruhi pasar Denmark.

"(Langkah ini) memberikan tekanan lebih lanjut pada Tesla. Kami tentu saja berharap mereka akan datang ke meja perundingan sesegera mungkin dan menandatangani kesepakatan," kata ketua 3F Jan Villadsen.

"Meskipun Anda adalah salah satu orang terkaya di dunia, Anda tidak bisa membuat aturan sendiri. Kami memiliki beberapa perjanjian di pasar tenaga kerja di Nordik, dan Anda harus mematuhinya jika ingin berbisnis di sini," ujar Villadsen.

Pada 27 Oktober, 130 anggota serikat pekerja logam Swedia, IF Metall, melakukan aksi mogok kerja di tujuh bengkel di seluruh negeri di mana mobil-mobil Tesla biasanya diservis. Mereka menuntut perusahaan mobil listrik menandatangani perjanjian kerja bersama.

Para mekanik Swedia berhenti memperbaiki mobil Tesla dan beberapa serikat pekerja, termasuk pekerja pos, bergabung dalam gelombang solidaritas dengan IF Metall. Para pekerja dermaga di empat pelabuhan terbesar di Swedia juga menghentikan pengiriman kendaraan Tesla untuk memberikan tekanan lebih besar kepada produsen mobil tersebut.

Bulan lalu, Tesla mengajukan gugatan terhadap negara Swedia melalui Badan Transportasi Swedia ketika para pekerja pos di negara Skandinavia tersebut menghentikan pengiriman plat nomor kendaraan baru yang diproduksi produsen mobil yang berbasis di Texas tersebut.

Di media sosial X yang ia miliki CEO Tesla, Elon Musk mengatakan "gila" pekerja pos Swedia menolak untuk mengantarkan pelat nomor kendaraan baru.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement