Kamis 07 Dec 2023 01:41 WIB

Kepolisian Texas Tangkap Tersangka Serangkaian Penembakan Dalam Satu Hari

Serangkaian serangan selama satu hari di Austin tewaskan 4 orang dan lukai 3 lainnya

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani
Orang-orang mengangkat tangan saat meninggalkan pusat perbelanjaan menyusul laporan penembakan, Sabtu (6/5/2023), di Allen, Texas.
Foto: AP Photo/LM Otero
Orang-orang mengangkat tangan saat meninggalkan pusat perbelanjaan menyusul laporan penembakan, Sabtu (6/5/2023), di Allen, Texas.

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS -- Pihak berwenang Texas mengatakan serangkaian serangan selama satu hari di Austin menewaskan empat orang dan melukai tiga orang terluka lainnya. Polisi mengatakan mereka sudah menahan seorang pria yang diyakini terkait dengan serangan-serangan tersebut dan kematian dua orang lainnya di dekat San Antonio.

Mereka yang tewas ditemukan di dua rumah di Austin dan sebuah kediaman di sebelah timur San Antonio. Polisi mengatakan dua orang petugas dan seorang pengendara sepeda terluka dalam penembakan-penembakan tersebut. Tidak ada satu pun dari korban luka yang dianggap mengancam jiwa.

Kepala Polisi Sementara Austin Robin Henderson  mengatakan pria yang berusia 30-an tahun didakwa melakukan pembunuhan berencana. Namanya tidak segera dirilis.

"Kami sangat yakin satu tersangka bertanggung jawab atas semua kejadian tersebut," kata Henderson tentang serangan di Austin, Rabu (6/12/2023).

 

Ia mengatakan polisi "tidak menentukan insiden-insiden ini saling berhubungan sampai insiden terakhir pada Selasa (5/12/2023) malam terjadi" .

Henderson mengatakan seorang petugas polisi distrik sekolah independen Austin ditembak di kaki sekitar pukul 10:45 pagi hari Selasa di tempat parkir di Northeast Early College High School. Kemudian sekitar tengah hari, polisi yang menanggapi laporan penembakan dari sebuah rumah menemukan dua orang dengan tanda-tanda trauma. Polisi mengatakan satu orang tewas dan yang lainnya meninggal di rumah sakit.

Penembakan lainnya terjadi sesaat sebelum pukul 17.00, ketika seorang pengendara sepeda menderita luka yang tidak mengancam jiwa. Polisi yang merespon sekitar pukul 19.00 atas panggilan perampokan yang sedang berlangsung di rumah lain kemudian menemukan dua orang tewas di sana. Henderson tidak mengatakan bagaimana keempat orang tersebut meninggal.

Handerson saat insiden terakhir seorang petugas polisi Austin melihat seorang pria di halaman belakang. Pria itu menembak ke arah petugas dan petugas itu membalas tembakan. Petugas tersebut menderita beberapa luka tembak dan dibawa ke rumah sakit, di mana ia dinyatakan dalam kondisi stabil.

Polisi mengatakan pria tersebut, yang tidak tertembak, melarikan diri dan polisi mengejarnya jatuh sekitar pukul 19.15 di persimpangan jalan raya dan ditahan. Handerson mengatakan pria itu memiliki pistol.

Ia mengatakan petugas yang tertembak dan petugas lainnya mengenakan kamera tubuh dan video dari kamera tersebut akan dirilis dalam waktu 10 hari kerja. Handerson mengatakan hubungan pria yang ditahan itu dan para korban belum diketahui.

Di Bexar County, sekitar 129 kilometer ke arah selatan, Sheriff Javier Salazar mengatakan lembaganya menerima telepon dari polisi Austin sekitar pukul 19.45 tentang beberapa penembakan. Mereka mengatakan pria yang mereka tahan memiliki hubungan dengan sebuah rumah di sebelah timur San Antonio. Dua sherif menyambangi rumah tersebut.

"Saya yakin mereka melihat air keluar dari kediaman itu, terlihat seperti ada sesuatu yang bocor di dalamnya," kata Salazar.

Dua orang ditemukan tewas di dalam rumah tersebut, namun Salazar tidak mengatakan bagaimana mereka meninggal. Salazar mengatakan kematian di rumah itu diyakini terjadi sebelum serangan di Austin. 

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement