Selasa 02 Jan 2024 17:46 WIB

Korban Meninggal Gempa Jepang Bertambah Menjadi 48 Orang, Seluruhnya Warga Ishikawa

Jepang dilanda gempa hebat pada Senin (1/1/2023).

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Reiny Dwinanda
Mobil yang terbakar dan puing-puing terlihat di pasar setelah kebakaran menyusul gempa bumi kuat di Wajima, prefektur Ishikawa, Jepang, Selasa, (2/2/2024).
Foto:

Nasib WNI di Jepang

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Prefektur Ishikawa dan beberapa prefektur lainnya yang terdampak gempa 7,6 skala Richter (SR). Sejauh ini belum ada WNI yang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi mengungkapkan, beberapa menit pasca guncangan gempa 7,6 SR, tim KBRI Tokyo telah melakukan kontak melalui telepon kepada simpul-simpul masyarakat di lokasi bencana. Dia menambahkan, mereka umumnya telah meninggalkan hunian berdasarkan arahan dari pemerintah setempat untuk tinggal sementara di lokasi penampungan.

"Kami juga menyiapkan bantuan logistik untuk mengantisipasi kondisi darurat selama mereka di penampungan, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat baik untuk pendataan dan kondisi kesehatan WNI,” kata Heri dalam keterangan persnya yang dirilis Selasa (2/1/2024).

sumber : Antara, Anadolu

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement