Ahad 07 Jan 2024 19:00 WIB

Ukraina Klaim Rusia Luncurkan 28 Drone dan Tiga Rudal Jelajah

Pihak berwenang Ukraina sebut 12 orang terluka dalam serangan drone di Kota Dnipro.

Rep: Lintar Satria/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Warga Ukraina memakamkan kerabat yang menjadi korban serangan rudal Rusia
Foto: AP
Warga Ukraina memakamkan kerabat yang menjadi korban serangan rudal Rusia

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan 28 drone dan tiga rudal jelajah ke Ukraina. Militer Ukraina menambahkan sistem pertahanan mereka menghancurkan 21 drone.

Di aplikasi kirim pesan Telegram angkatan udara mengatakan sebagian besar target Rusia wilayah selatan dan timur Ukraina. Mereka tidak mengungkapkan apa yang terjadi pada tiga rudal jelajah.

"Musuh mengubah fokus serangan ke wilayah garis depan, wilayah Kherson dan Dnipropetrovsk yang diserang dengan drone," kata juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ihnat di stasiun televisi nasional, Ahad (7/1/2024).

Laporan itu belum dapat diverifikasi secara mandiri. Belum ada komentar dari Rusia.

Di Telegram pihak berwenang di wilayah Dnipropetrovsk mengatakan 12 orang terluka dalam serangan drone di Kota Dnipro. Selain itu institusi pendidikan dan asramanya, dua gedung apartemen dan satu gedung pemerintahan rusak.

Ihnat mengatakan sebagian besar drone dihancurkan tim mobil, sehingga menghemat rudal pertahanan udara yang "langka." Ia mengatakan pasukan Ukraina menggunakan beberapa rudal untuk membalas dua serangan besar Rusia.

"Proses untuk memberikan Ukraina dengan jumlah rudal yang dibutuhkan untuk membalas serangan udara terus dilanjutkan," kata Ihnat.

Rusia mengerahkan hampir 300 rudal dan lebih dari 200 drone dalam serangan beberapa hari terakhir di tahun 2023 dan beberapa hari pertama 2024. 

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement