Rabu 31 Jan 2024 16:34 WIB

Makin Agresif, Korut Latihan Peluncuran Rudal Jelajah Strategis

Penembakan Hwasal-2 bertujuan meningkatkan kemampuan serangan strategis militer.

Korea Utara (Korut) pada Rabu (10/10) mengonfirmasi telah menembakkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam atau submarine-launched ballistic missile (SLBM).
Foto: EPA/KCNA
Korea Utara (Korut) pada Rabu (10/10) mengonfirmasi telah menembakkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam atau submarine-launched ballistic missile (SLBM).

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Korea Utara pada Rabu (31/1/2024), menyatakan telah menuntaskan latihan peluncuran rudal jelajah strategis pada Selasa di lepas pantai barat negara itu. Latihan itu dilakukan untuk menguji kemampuan serangan balik cepat militer Korea Utara, kata media pemerintah negara itu.

Penembakan Hwasal-2 bertujuan meningkatkan kemampuan serangan strategis militer, kata Kantor Berita KCNA, tanpa mengungkapkan  jangkauan terbang atau jumlah rudal yang diluncurkan. Menurut militer Korea Selatan, Korea Utara menembakkan beberapa rudal jelajah ke Laut Kuning dari kota Nampo pada Selasa (30/1/2024) pagi.

Baca Juga

Ini menjadi peluncuran rudal jelajah putaran ketiga dalam satu pekan yang dilakukan Pyongyang. Pyongyang menguji rudal jelajah strategis terbarunya, Pulhwasal-3 -31, yang diyakini mampu membawa hulu ledak nuklir, pada Ahad (28/1/2024) dan 24 Januari 2024. KCNA melaporkan bahwa latihan Selasa tersebut tidak berdampak buruk pada keamanan negara-negara tetangga.

 

 

 

 

 

sumber : Antara, kyodo
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement