Rabu 07 Feb 2024 13:30 WIB

Dubes Iran Sebut Kini WNI Bisa Berkunjung ke Iran tanpa Visa

Pembebasan visa merupakan salah satu hasil kesepakatan Iran dan Indonesia.

Duta Besar baru Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi bertemu dengan awak media dalam perkenalan dan pemaparan isu terkini di Rumah Dinas Kedubes Iran di Jakarta pada Selasa (31/10/2023).
Foto: Republika/ Dwina Agustin
Duta Besar baru Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi bertemu dengan awak media dalam perkenalan dan pemaparan isu terkini di Rumah Dinas Kedubes Iran di Jakarta pada Selasa (31/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengatakan Warga Negara Indonesia (WNI) mulai saat ini tidak lagi memerlukan visa untuk berkunjung ke Republik Islam Iran.

"Iran telah membebaskan kunjungan masyarakat Indonesia ke negara kami untuk meningkatkan hubungan antarmasyarakat. Masalah visa ditiadakan. Masyarakat Indonesia yang memiliki paspor bisa langsung berkunjung ke Iran tanpa visa", kata Dubes Boroujerdi pada acara perayaan National Day Republik Islam Iran ke-45 di Jakarta, Selasa malam (6/2/2024).

Baca Juga

Dubes mengatakan pembebasan visa ke Iran merupakan salah satu hasil kesepakatan yang telah dicapai antara Iran dan Indonesia ketika Presiden Iran Sayyed Ebrahim Raisi mengunjungi Indonesia pada Mei 2023.

"Kunjungan Presiden Ebrahim Raisi ke Indonesia menjadi salah satu momentum terpenting dalam sejarah hubungan kedua negara, di mana 11 naskah kerja sama untuk mengembangkan kerja sama bilateral telah ditandatangani," ujarnya.

Dubes Boroujerdi juga mengatakan Iran siap membuka dan meningkatkan hubungan kerja sama dengan negara saudara, Indonesia di bidang energi, teknologi nano, penelitian alat kesehatan, kedokteran, bioteknologi, petrokimia, dan bidang lainnya.

"Sebagai dubes, saya memiliki agenda kerja yaitu menindaklanjuti beragam kesepakatan yang telah dicapai oleh presiden kedua negara. Misalnya, di bidang politik, hukum, bantuan konsuler, perdagangan, perekonomian perbankan, dan energi," ucapnya.

Dubes Boroujerdi menuturkan Republik Islam Iran saat ini menekankan pada interaksi konvergensi dan pengembangan kerja sama dengan negara-negara Asia Selatan dan Timur serta berusaha menjalin hubungan yang sangat menguntungkan, lebih erat dan luas dengan seluruh negara di dunia.

"Terutama negara-negara sahabat dan yang memiliki pandangan sama dengan tujuan saling membantu dan mengisi untuk memberikan harapan regional dan global dalam mencapai perdamaian dan harmoni," katanya.

Mengingat pentingnya kedudukan dan peran ekonomi ASEAN di Asia Timur, ujar Dubes, Iran selalu berupaya memperkuat hubungannya dengan lembaga regional ini.

"Kami telah mengirimkan permintaan kami tentang kesiapan meningkatkan status kerja sama dengan ASEAN menjadi mitra dialog ke Sekretariat ASEAN," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement