Sabtu 10 Feb 2024 19:42 WIB

Menlu Iran: Israel Bakal Tenggelamkan AS dalam Rawa Peperangan

Israel sejauh ini gagal mencapai tujuan operasi militernya di Jalur Gaza.

 Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian.
Foto: EPA-EFE/YURI KOCHETKOV
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan Pemerintah Israel akan menenggelamkan AS dalam rawa peperangan di Timur Tengah, Jumat (9/2/2024). Ini karena Israel sejauh ini gagal mencapai tujuan operasi militernya di Jalur Gaza.

“Setelah empat bulan perang, jelas Tel Aviv belum mencapai tujuan apa pun. Dukungan lebih lanjut untuk (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu oleh Amerika Serikat tidak akan menghasilkan apa-apa selain kegagalan yang jelas. Rezim Israel membuat AS tenggelam dalam rawa peperangan di Timur Tengah,” kata Amirabdollahian, dikutip kantor berita Tasnim, setibanya Menlu Iran itu di Beirut.

Baca Juga

Hamas telah mengusulkan rencana normalisasi politik konflik Palestina-Israel. Dia juga mendesak AS tidak mendukung Israel dalam kejahatannya terhadap Jalur Gaza.

Pada Jumat, Amirabdollahian tengah melakukan kunjungan resmi ke Lebanon untuk membahas situasi di Timur Tengah, terutama mengenai front Palestina-Israel.

Pada 7 Oktober 2023, gerakan Palestina Hamas melancarkan serangan roket skala besar terhadap Israel dari Gaza serta menewaskan 1.200 orang dan menculik sekitar 240 lainnya.

Israel melancarkan serangan balasan, memerintahkan blokade total terhadap Gaza dan memulai serangan darat ke Gaza dengan tujuan  melenyapkan pejuang Hamas dan menyelamatkan para sandera. Lebih dari 27.500 warga Palestina telah terbunuh sejauh ini di Jalur Gaza.

Pada 24 November 2023, Qatar memediasi kesepakatan antara Israel dan Hamas mengenai gencatan senjata sementara dan pertukaran beberapa tahanan dan sandera, serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Gencatan senjata telah diperpanjang beberapa kali dan berakhir pada 1 Desember.Lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan oleh Hamas di Gaza.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement