Selasa 12 Mar 2024 17:56 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Menewaskan Warga Sipil

Biasanya Israel hanya menggelar serangan terbatas di perbatasan selatan Lebanon.

Rep: Lintar Satria/ Red: Ani Nursalikah
Asap mengepul dari desa Markaba di Lebanon akibat penembakan Israel di Lebanon selatan, di sebelah moshav Margaliot Israel di perbatasan dengan Israel, (4/3/2024).
Foto: EPA
Asap mengepul dari desa Markaba di Lebanon akibat penembakan Israel di Lebanon selatan, di sebelah moshav Margaliot Israel di perbatasan dengan Israel, (4/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Gubernur Baalbek, Lebanon, Bashir Khader dan dua sumber keamanan mengatakan setidaknya satu warga sipil tewas dan beberapa orang lainnya terluka dalam empat serangan Israel ke Kota Baalbek. Seorang sumber mengatakan salah satu serangan menghantam gerbang kota yang terletak sekitar 2 kilometer dari reruntuhan kuno Romawi.

Pada Selasa (12/3/2024) para sumber menambahkan tiga serangan lainnya menghantam dekat Kota Taraya yang terletak sekitar 20 kilometer sebelah barat Baalbek. Pengeboman pertama di timur Lebanon dalam pertempuran di perbatasan Israel-Lebanon yang didorong serangan Israel ke Gaza terjadi pada akhir Februari lalu.

Baca Juga

Biasanya Israel hanya menggelar serangan terbatas di perbatasan selatan Lebanon. Walaupun beberapa pekan terakhir serangan semakin menjauh ke utara. Sumber keamanan Lebanon mengatakan Israel memperluas serangannya.

Sementara, Hizbullah mengatakan mereka menggelar serangan drone ke pos pertahanan udara Israel di seberang perbatasan di Dataran Tinggi Golan. Dalam serangan untuk mendukung Hamas ini Hizbullah mengatakan mereka mengerahkan empat drone dan menghantam target dengan akurat.

Israel menduduki Dataran Tinggi Golan dari Suriah pada tahun 1967. Hizbullah yang didukung Iran dan militer Israel baku tembak di sepanjang perbatasan selatan Lebanon sejak Oktober lalu. Ketika Hizbullah menembakan roket ke Israel sebagai dukungan pada Hamas.

Bulan lalu, Hizbullah mengatakan mereka menembakan roket ke target yang sama di Dataran Tinggi Golan. Kelompok tersebut beberapa kali menggunakan rudal darat-ke-udara untuk menyerang pesawat-pesawat Israel. Mereka juga meluncurkan drone pengintai ke utara Israel.

Militer Israel mengatakan dua target udara yang melewati perbatasan Lebanon ke wilayah Israel di utara Golan "jatuh di area terbuka." Mereka juga mengatakan pesawat tempur Israel menembak lokasi militer Hizbullah di area perbatasan Jibbain dan pos Hizbullah lainnya di area Taybeh.

Kelompok milisi sekutu Hizbullah, Jamaa Islamiah mengatakan tiga pejuangnya yang tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan pada Ahad (10/3/2024) lalu dimakamkan pada Senin (11/3/2024).

Menurut sumber-sumber medis dan keamanan lebih dari 60 warga sipil tewas dan lebih dari 200 pejuang Hizbullah tewas dalam serangan-serangan Israel ke Lebanon.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement