Selasa 16 Apr 2024 14:48 WIB

Vietnam Airlines Sesuaikan Jalur Penerbangan Melalui Timur Tengah

Pengalihan rute akan memperpanjang waktu penerbangan selama 15 menit.

Maskapai penerbangan nasional Vietnam Airlines telah mengumumkan penyesuaian rute penerbangannya antara Vietnam dan Eropa.
Foto: Dailymail
Maskapai penerbangan nasional Vietnam Airlines telah mengumumkan penyesuaian rute penerbangannya antara Vietnam dan Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, HANOI -- Maskapai penerbangan nasional Vietnam Airlines telah mengumumkan penyesuaian rute penerbangannya antara Vietnam dan Eropa. Hal itu dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Kantor berita Vietnam VNA pada Senin (15/4/2024) mengatakan penerbangan dari Hà Ni dan Ho Chi Minh City ke Paris (Prancis), Frankfurt (Jerman), dan London (Inggris) akan menghindari wilayah udara di wilayah Timur Tengah yang terkena dampak konflik.

Baca Juga

Pengalihan rute tersebut diperkirakan akan memperpanjang waktu penerbangan kurang lebih 15 menit dan akan menimbulkan biaya operasional tambahan.

Terlepas dari adanya berbagai tantangan-tantangan, maskapai penerbangan akan mempertahankan rute yang disesuaikan hingga ketegangan mereda demi memastikan komitmen dalam memprioritaskan keselamatan di atas segalanya.

Bagi penumpang yang merencanakan perjalanan ke atau dari Eropa selama periode tersebut disarankan untuk terus mendapatkan informasi terkini dengan memeriksa situs web dan laman Facebook maskapai penerbangan atau menghubungi hotline layanan pelanggan maskapai.

Adapun Iran dan kelompok-kelompok bersenjata sekutunya melancarkan serangan drone dan rudal yang terkoordinasi ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam.

Misi Permanen Iran untuk PBB mengatakan aksi militer negara itu terhadap Israel didasarkan pada Pasal 51 Piagam PBB mengenai hak yang sah untuk membela diri dan sebagai tanggapan atas serangan mematikan Israel terhadap konsulat Iran di Suriah pada 1 April lalu.

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian, pada Ahad (14/4) mengatakan bahwa Iran, pada saat ini, tidak lagi berusaha untuk melanjutkan operasi militer balasannya terhadap Israel.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement