Senin 20 May 2024 15:25 WIB

Percobaan Pembunuhan PM Slovakia Masih Tanda Tanya

Pihak berwenang saat ini sudah membentuk tim penyidik.

Rep: Lintar Satria/ Red: Setyanavidita livicansera
Warga Slovakia menaruh karang bunga sebagai tanda duka usai penembakan PM Slovakia Robert Fico
Foto: VOA
Warga Slovakia menaruh karang bunga sebagai tanda duka usai penembakan PM Slovakia Robert Fico

REPUBLIKA.CO.ID, BRATISLAVA -- Menteri Dalam Negeri Slovakia Matus Sutaj Estok mengatakan pelaku percobaan pembunuhan Perdana Menteri Robert Fico mungkin tidak hanya "pelaku tunggal" seperti yang diyakini sebelumnya. Sementara badan keamanan mencoba mengungkapkan penyerangan yang memicu guncangan di seluruh Eropa.

Fico sudah tidak lagi kritis tapi kondisinya masih mengkhawatirkan usai terkena empat tembakan Rabu (15/5/2024) lalu. Serangan ini percobaan pembunuhan pertama pemimpin politik Eropa dalam 20 tahun terakhir.

Baca Juga

Peristiwa tersebut juga menunjukkan dalamnya polarisasi politik negara Eropa tengah yang dihuni 5,4 juta orang itu. Eston mengatakan pihak berwenang sudah membentuk tim penyidik.

Ia mengatakan, tim itu juga akan mencari tahu apakah pelaku anggota kelompok tertentu yang saling mendorong anggotanya untuk melakukan percobaan pembunuhan. Estok mengatakan salah satu faktor yang mengindikasi keterlibatan orang lain adalah diputusnya komunikasi internet pelaku dua jam setelah penembakan tapi bukan dilakukan pelaku dan kemungkinan besar bukan istrinya.

"(Hal ini mengindikasi) kejahatan mungkin dilakukan sekelompok orang tertentu," kata Estok dalam konferensi pers, Ahad (19/5/2024). Deputi Perdana Menteri Robert Kalinak mengatakan nyawa Fico tidak lagi dalam bahaya. Meski kondisinya masih terlalu buruk baginya untuk pindah ke rumah sakit di Ibukota Bratislava.

"Hal paling buruk yang kami khawatirkan tidak terjadi, setidaknya sampai saat ini," kata Kalinak di konferensi pers di rumah sakit tempat Fico di rawat di Kota Banska Bystrica. "Kami semua mulai tenang. Ketika kami mengatakan kami ingin semakin dekat dengan prognosis positif, maka kami yakin kami semakin dekat dengan itu," tambahnya.

Pengadilan Khusus Pidana Slovakia memutuskan pelaku penyerangan yang jaksa identifikasi sebagai Jurac J, tetap ditahan dengan dakwaan percobaan pembunuhan. Media setempat melaporkan pria berusia 71 tahun itu merupakan mantan petugas keamanan di pusat perbelanjaan dan penulis tiga buku puisi.

Belum ada pernyataan publik dari pelaku maupun pengacara yang mewakilinya. Pada Kamis (16/5/2024) lalu Estok mengatakan pelaku marah dengan kebijakan pemerintah terhadap Ukraina.

Pemerintah Fico mengakhiri bantuan militer ke Ukraina dan mengambil sikap lebih pro-Rusia dalam perang Rusia di Ukraina dibandingkan negara-negara Uni Eropa lainnya. Pemerintah mengatakan, pelaku menjadi radikal setelah sekutu Fico yakni Peter Pellegrini memenangkan pemilihan presiden bulan lalu.

Pada polisi pelaku mengungkapkan ketidakpuasannya pada reformsi pemerintah pada badan hukum dan media publik Slovakia. Langkah pemerintah yang juga dikritik oposisi dan Komisi Eropa.    

Percobaan pembunuhan ini memicu seruan dari seluruh spektrum politik Slovakia untuk meredakan ketegangan dan menurunkan retorika keras dalam perdebatan publik. Pada Kamis lalu presiden terpilih Pellegrini dan presiden yang akan turun Zuzana Caputova, menyerukan persatuan dan mengundang semua pemimpin partai politik Slovakia untuk menggelar pembicaraan.

Namun dalam video yang diunggah Facebook, Pellegrini mengatakan saat ini ia percaya mungkin waktunya tidak tepat untuk melakukan pembicaraan semacam itu. Setelah partai yang berkuasa Fico juga meragukan untuk melakukan pembicaraan tersebut.

“Beberapa hari terakhir dan konferensi pers menunjukkan kepada kita beberapa politisi tidak mampu melakukan refleksi diri yang mendasar bahkan setelah tragedi seperti ini,” kata Pellegrini.

Pemerintah dan oposisi pun saling melempar tuduhan siapa yang memicu perpecahan di dalam masyarakat. Pemimpin partai oposisi Progresif Slovakia, Michal Simecka, mengatakan ia menyesal beberapa pihak menolak menggelar pembicaraan dan ia masih yakin pembicaraan tersebut dapat berhasil.

Polisi Slovakia mengatakan mereka menangkap tiga orang yang mengungkapkan dukungan atas percobaan pembunuhan Fico di media sosial.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement