Rabu 27 Jan 2016 13:02 WIB

Baku Tembak Terjadi di Oregon Saat akan Tangkap Milisi AS

Rep: rr laeny sulistywati/ Red: Taufik Rachman
Polisi AS
Foto: VOA
Polisi AS

REPUBLIKA.CO.ID,  OREGON -- Satu orang tewas dan lainnya terluka selama tembak-menembak dalam upaya menangkap anggota kelompok bersenjata yang berada di tempat perlindungan satwa liar nasional (National Wildlife Refuge) di negara bagian Amerika Serikat (AS), Oregon.

Amon Bundy (40 tahun) merupakan pemimpin kelompok milisi yang menduduki wilayah pemerintah federal selama tiga pekan terakhir. Dia termasuk di antara enam orang lainnya yang ditangkap.

Wartawan Aljazirah, Gabriel Elizondo, melaporkan, pria tewas diidentifikasi sebagai Lavoy Finicum, yang juga memberikan komando di kelompok ini. Elizondo mengatakan, baku tembak terjadi di jalan raya tak jauh dari tempat perlindungan.

"Tampaknya biro intelijen federal (FBI) dan polisi setempat memulai operasi untuk menghentikan milisi," katanya seperti dikutip dari laman Aljazirah, Rabu (27/1) Wartawan Aljazirah tidak mengetahui jumlah anggota kelompok yang diyakini berada di dalam tempat tersebut. Namun, diperkirakan antara 15 atau 20 orang telah memegang kendali wilayah tersebut.

Berbicara kepada Aljazirah pada Januari, Finicum mengaku telah bergabung anggota milisi untuk membela kebebasan dan menolak kebuntuan yang karena alasan rasial. ‘’Kami menyambut dukungan dari komunitas, kebebasan tidak memiliki warna," kata Finicum.

JJ McNab, seorang penulis ekstremisme antipemerintah yang tinggal di Washington DC, mengatakan beberapa tokoh terkenal antipemerintah telah dilaporkan dalam perjalanan mereka ke tempat perlindungan.

"Saya berpikir bahwa banyak orang sedang dalam perjalanan untuk bergabung dengan grup. Beberapa nama baru muncul yang sedikit menakutkan. Mereka mengidolakan orang-orang, seperti Timothy McVeigh," kata McNab kepada Aljazirah.

McNab mengatakan, keprihatinannya sekarang adalah untuk anak-anak yang masih mungkin dalam perlindungan. Ia juga cemas terjadi eskalasi kekerasan lebih lanjut.

Milisi Bundy, yang sudah termasuk penduduk dari jauh, seperti Arizona dan Michigan, merebut tempat National Wildlife Refuge pada 2 Januari sebagai bagian dari sengketa atas tanah masyarakat di AS bagian barat.

Bundy adalah putra dari peternak Nevada, Cliven Bundy, yang terlibat dalam kebuntuan dengan pemerintah atas hak penggembalaan tahun 2014. "Lavoy Finicum ditembak dengan darah dingin hari ini di Burns Oregon. Dia ditembak tiga kali," kata Cliven Bundy dalam posting-an di Facebook.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement