Jumat , 21 April 2017, 04:25 WIB

Penembakan di Paris Tewaskan Polisi dan Terduga Pelaku

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Ani Nursalikah
AP Photo/Kamil Zihnioglu
Polisi mensterilkan kawasan Champs Elysees setelah penembakan yang menewaskan seorang polisi dan terduga pelaku di Paris, Prancis, Kamis malam, 20 April 2017.
Polisi mensterilkan kawasan Champs Elysees setelah penembakan yang menewaskan seorang polisi dan terduga pelaku di Paris, Prancis, Kamis malam, 20 April 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS --  Seorang polisi tewas dan dua lainnya terluka dalam insiden penembakan di Paris, Prancis, Kamis malam (20/4).Seorang terduga pelaku juga tewas oleh pasukan keamanan.

Penembakan terjadi di kawasan Champs Elysees. Kawasan tersebut telah disterilkan.

Dilansir dari BBC, Jumat (21/4), penembakan terjadi di dekat toko Marks and Spencer. Menurut polisi, sedikitnya ada dua penyerang yang terlibat dalam insiden ini.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari media setempat, dikutip dari Sky News, dua tembakan terjadi dalam insiden itu. Seorang saksi yang menyebut dirinya sebagai Ines mengatakan kepada stasiun televisi Prancis BFM dia mendengar sebuah tembakan, melihat mayat seorang pria di tanah dan daerah tersebut dengan cepat dievakuasi oleh polisi.

Penembakan terjadi usai kandidat presiden tampil terakhir kali di TV sebelum pemilihan umum pada Ahad. Prancis akan melaksanakan putaran pertama pemilihan presiden pada Ahad (23/4).

Sebuah operasi antiteroris telah dilakukan. "Para petugas menjadi sasaran," ujar Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Pierre-Henry Brandet.