Ahad , 17 September 2017, 08:18 WIB

Signal Hill Tempat Pertama Komunikasi Modern Bermula

Rep: Dwina Agustin/ Red: Winda Destiana Putri
Amusing Planet
Signal Hill
Signal Hill

REPUBLIKA.CO.ID, NEWFOUNDLAND -- Ada sebuah batu besar yang menghadap ke pelabuhan St John's di Newfoundland and Labrador, Kanada. Batu tersebut bukan benda sembarangan sebab memiliki kisah penting untuk komunikasi modern saat ini.

Batu besar menjulang tinggi 140 meter di atas Samudera Atlantik itu mendapatkan julukan Signal Hill. Tempat yang terrletak di pantai timur St John pada bulan Desember 1901, Guglielmo Marconi berdiri untuk menerima transmisi transatlantik nirkabel pertama di dunia.

Guglielmo Marconi lahir pada tahun 1874 menjadi keluarga kaya di Bologna, Italia, dan dididik oleh tutor pribadi. Dari tahun-tahun sebelumnya, dia mengembangkan minat pada sains, khususnya karya fisikawan Jerman Heinrich Hertz tentang transmisi gelombang elektromagnetik melalui udara.

Pada usia 20, Marconi menemukan jika mengarahkan pemancar dan meningkatkan tinggi antena, dia dapat memperpanjang jangkauan sinyal nirkabel. Marconi menyadari dengan dana dan penelitian tambahan, dia bisa membangun perangkat lebih kuat yang bisa menjangkau jarak lebih jauh dan terbukti berharga baik secara komersial maupun militer. Tapi ketika pemerintah Italia tidak menunjukkan minat pada karyanya, Marconi pindah ke Inggris di mana karyanya mendapat dukungan lebih besar.

Tahun 1896, dia mematenkan perangkat pertamanya untuk telegrapi nirkabel dan pada 1897 menemukan investor untuk Telegraf dan Perusahaan Sinyal Nirkabelnya, yang mulai memproduksi perangkat radio dan dapat mengirimkan serta menerima pesan dalam Kode Morse. Pada tahun 1899, dia berhasil mengirimkan pesan dari Selat Inggris ke Prancis.

Saat itu, ilmuwan tidak yakin seberapa jauh sinyal nirkabel bisa berjalan. Mereka percaya gelombang radio bergerak dalam garis lurus dan berguna hanya untuk jarak pendek. Kelengkungan bumi akan menyebabkan gelombang nirkabel menerobos ke luar angkasa membuat transmisi melintasi Atlantik, sehingga itu tidak akan mungkin. Marconi, percaya gelombang radio bisa mengikuti kelengkungan bumi dan dia bersiap untuk membuktikan pernyataan tersebut.

Marconi mendirikan pemancar di Poldhu, Cornwall, di pantai barat Inggris dan stasiun penerima di Cape Cod di Massachusetts, di pantai timur Amerika Serikat. Tapi saat badai merusak antena Poldhu, Marconi terpaksa menggantinya dengan yang lebih pendek. Khawatir sinyal tersebut tidak akan menempuh jarak jauh ke Cape Cod dengan antena yang lebih pendek, Marconi memutuskan transmisi harus dilakukan pada pendaratan terdekat di benua Amerika. Dia menemukan Signal Hill di St. John's Newfoundland lokasi yang ideal untuk stasiun penerimaannya.

Bulan Desember 1901, Marconi mendirikan stasiun penerimaannya di Signal Hill, di sebuah rumah sakit yang ditinggalkan, tidak jauh dari Menara Cabot yang dibangun beberapa tahun sebelumnya untuk memperingati ulang tahun ke 400 penemuan John Cabot tentang Newfoundland, dan Ratu Victoria Diamond Jubilee. Antena dinaikkan sampai tinggi yang cukup dengan layang-layang setiap hari pada waktu yang ditentukan sementara ilmuwan di Poldhu mentransmisikan tiga titik sederhana, yaitu kode Morse untuk huruf 's'. Setelah beberapa hari dan sejumlah usaha yang gagal, pada tanggal 12 Desember 1901, tiga bunyi bip yang berbeda diterima. Sinyal telah menempuh perjalanan sedikit lebih dari 3.500 km.

Keberhasilan transmisi membuktikan sinyal dapat melakukan perjalanan jarak jauh di luar cakrawala, Marconi tidak tahu  ombak yang dia terima tidak berjalan di tanah tapi telah memantul dari ionosfer ke atmosfer bagian atas. Bagaimanapun, keberhasilan eksperimen Marconi menandai era baru komunikasi yang mengubah sejarah manusia.

Sekarang Situs Bersejarah Nasional, Menara Cabot adalah tengara utama di Signal Hill hari ini. Ada toko suvenir, dan stasiun radio amatir di menara. Rumah sakit yang ditinggalkan dari mana Marconi mengoperasikan stasiun penerimaannya sudah lama hancur.