Selasa 08 Feb 2011 16:55 WIB

Astaga.. Karena Depresi, Ibu Buang Anaknya dari Apartemen

bunuh diri (ilustrasi)
Foto: jawaban
bunuh diri (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,KUALALUMPUR - Seorang ibu berusia 35 tahun diyakini telah membuang puterinya dari lantai atas apartemennya di dekat Kualalumpur sebelum bunuh diri dengan meloncat dari gedung itu. Tragedi tersebut terjadi pada Selasa (8/2) pagi, hari keenam dalam tahun baru China, setelah puterinya yang berusia lima tahun itu dijemput sang ayah (45 tahun) dari taman kanak-kanak.

Penyelidikan awal menyakini bahwa sang ibu sebelumnya lebih dulu membuang puterinya dari apartemen sebelum ia melompat dari lantai 11 gedung itu. Dia melompa dengan menaiki kursi yang ditemukan di dekat tangga.

Sang ibu diyakini mengalami depresi. Dia bergantung pada obat untuk menjaga kondisi kesehatannya. Dia juga menjalani pengobatan secara teratur di rumah sakit.

Menurut teman keluarga tersebut, alasan sang ibu bunuh diri belum diketahui. Karena, sang ibu kenyatannya masih minum obat pada Selasa pagi.

Narasumber itu juga mengatakan bahwa keluarga yang hanya terdiri atas tiga orang tersebut baru saja kembali pada 6 Februari ke kota untuk kembali bekerja. Pada 29 Januari lalu, keluarga tersebut pulang kampung untuk merayakan Tahun Baru China yang jatuh pada 3 Januari. Suami perempuan itu terlihat menangis di dekat jenazah isterinya saat polisi melakukan penyelidikan.

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
sumber : Antara/Xinhua-OANA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement