Selasa, 16 Ramadhan 1440 / 21 Mei 2019

Selasa, 16 Ramadhan 1440 / 21 Mei 2019

ANC Menangi Pemilu Afrika Selatan

Ahad 12 Mei 2019 06:25 WIB

Red: Nidia Zuraya

Pelaksanaan pemilihan umum di Afrika Selatan.

Pelaksanaan pemilihan umum di Afrika Selatan.

Foto: AP Photo/Themba Hadebe
Perolehan suara ANC dalam pemilu kali ini anjlok ke posisi 66 persen

REPUBLIKA.CO.ID, PRETORIA -- Kongres Nasional Afrika (ANC) dengan mudah menang dalam pemilihan umum di Afrika Selatan. Tetapi suara yang diperoleh ANC jauh berkurang.

Baca Juga

Berkurangnya perolehan suara ANC mencerminkan kemarahan terhadap skandal-skandal korupsi dan ketaksetaraan rasial yang masih bercokol satu generasi setelah partai itu berkuasa.

Komisi pemilihan Afrika Selatan menuturkan, perolehan suara ANC dalam pemilihan yang diselenggarakan pada Rabu (8/5) lebih rendah daripada perolehannya dalam pemilihan tahun 2014, jatuh ke 66 persen dari 73,5 persen. Sementara itu partai utama oposisi Aliansi Demokrasi (DA), juga mengalami penurunan dalam perolehan suara.

"Kepercayaan sudah kembali dan kami perlu memperbaiki kesalahan-kesalahan kami," kata Deputi Sekretaris Jenderal ANC Jessie Duarte. Para pejabat lain ANC sudah mengakui penurunan dalam dukungan kepada partai itu dibandingkan lima tahun lalu.

Hasil-hasil sementara pada Sabtu (11/5) menunjukkan partai yang berkuasa itu meraih 57,51 persen dari suara parlemen. DA memperoleh 20,76 persen dan Pejuang Kebebasan Ekonomi ((EFF), yang beraliran kiri, menguasai 10,79 persen, demikian Komisi Pemilihan Independen di lamannya.

Kemenangan ANC itu menjamin perolehan kursinya di parlemen memberikan Presiden Cyril Ramaphosa untuk berkuasa lagi selama lima tahun tetapi mungkin menyebabkan dia kekurangan amunisi untuk malawan partai-partai saingannya yang menentang reformasinya guna memajukan ekonomi dan pemberantasan korupsi.

Penampilan ANC sebagai bekas gerakan pembebasan yang didirikan mendiang Nelson Mandela dalam pemilihan itu adalah yang terburuk. Partai tersebut telah berkuasa tanpa putus di Afrika Selatan sejak pemilihan bebas pertama menandai akhir dari kekuasaan minoritas kulit putih tahun 1994. Tercatat partai itu tak pernah meraih suara kurang dari 60 persen dalam pemilihan nasional.

Dalam pemilihan tahun 2014, ANC meraih 62 persen suara, DA 22 persen dan EFF 6 persen.

Sumber : Antara/Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA