REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Juru bicara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Michael Mann mengatakan pihaknya memberikan sanksi kepada Iran, bukan dimaksudkan ingin menghukum Negeri Para Mullah tersebut.
Uni Eropa, kata Mann, hanya berkeinginan dapat melakukan negosiasi dengan negara Timur Tengah tersebut. "Kami terbuka untuk perundingan," katanya seperti dilansir AP. (baca: Sanksi Barat Bikin Harga Obat di Iran Meroket).
"Kami," lanjutnya, "berharap Iran dapat bergabung untuk melakukan perundingan." (baca: Sanksi Barat Ancam Jutaan Nyawa Warga Iran).
Sementara para pemimpin Iran enggan menerima enam aturan keamanan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB. Iran menolak penghentian pengembangan uranium dan enggan bekerjasama dengan Badan Energi Atom Internasional terkait program nuklir negara yang dipimpin Mahmoud Ahmadinejad tersebut. (baca: Sekjen PBB: Rakyat Iran Tertekan Sanksi Barat).