REPUBLIKA.CO.ID, IRAN -- Angkatan Laut Iran tidak mengizinkan kapal asing apapun mendekati wilayah perairan negeri tersebut, demikian Panglima Angkatan Laut Laksamana Muda, Habibollah Sayyari, Rabu (28/11).
Saat memberi sambutan dalam upacara di Provinsi Hormuzgan di Teluk dalam peringatan Hari Angkatan Laut Nasional, 27 November, Laksama Muda itu mengatakan Angkatan Laut Iran sangat memusatkan perhatian pada penjagaan keamanan nasional dan integritas wilayah negeri tersebut.
Sebelumnya, dalam acara yang sama, dua hovercraft dan dua kapal selam kelas Ghadir bergabung dengan Angkatan Laut Iran dengan disaksikan oleh Panglima Sayyari, demikian dikutip ROL dari kantor berita IRNA Rabu (28/11) sore.
Kapal selam itu telah dirancang dan dibuat oleh para ahli Iran yang juga telah berhasil memperbaiki kedua hovercraft yang sebelumnya rusak tersebut.
Laksamana Muda Sayyari mengatakan, untuk mempertahankan kepentingan nasional dan keamanan negeri itu, Angkatan Laut Iran akan secara lebih seksama memantau setiap tindakan oleh kapal asing di perairan wilayah tersebut.