Senin 17 Jun 2013 21:18 WIB

Merkel Tuntut Jawaban Obama Soal Pengintaian Dunia Maya

German Chancellor Angela Merkel (file photo)
Foto: Reuters/Kai Pfaffenbach
German Chancellor Angela Merkel (file photo)

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN--Kanselir Jerman Angela Merkel pada Senin menyatakan terkejut oleh kabar pengintaian maya besar-besaran oleh Amerika Serikat. Ia akan menyeru "keterbukaan" pada lingkupnya dalam pembicaraan dengan Presiden Barack Obama pada pekan ini.

Merkel dalam wawancara dengan penyiaran niaga RTL memastikan bahwa dengan Obama, ia akan membahas masalah penyebab kegelisahan mendalam di Jerman itu, tempat kenangan akan Stasi Jerman Timur memata-matai warga masih kental. "Saya akan meminta lebih terbuka," kata Merkel, yang dibesarkan di komunis Timur.

Ia berbicara menjelang pembukaan temu puncak G8 di Irlandia Utara pada Senin dan pembicaraan dengan Obama di Berlin pada Rabu.

Ia menyatakan Jerman ingin tahu apakah data maya mereka diendus oleh Badan Keamanan Negara Amerika Serikat (NSA). "Harus jelas apa yang digunakan, apa yang tidak digunakan," katanya.

Merkel mengatakan sangat terkejut oleh laporan tentang yang disebut program PRISM, dengan mengingatkan bahwa ia mengetahui dinas rahasia diperlukan untuk mengatasi ancaman terorisme dengan cara pengawasan abad ke-21.

"Tapi, itu harus proporsional," katanya.

Gedung Putih pada Jumat berusaha menenangkan ketakutan Jerman atas program rahasia pengawasan Internet itu, dengan menyatakan Obama akan memberitahu Merkel bahwa itu murni untuk menggagalkan serangan teror.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement