Jumat 16 Aug 2013 05:04 WIB

Pangkalan Hizbullah Dihantam Bom Mobil

Bom Mobil (ilustrasi)
Foto: Boston.com
Bom Mobil (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT---Ledakan bom mobil berkekuatan besar menghantam pangkalan kelompok Hizbullah di Beirut selatan menewaskan 20 orang, mencederai 120 dan memerangkap banyak korban di dalam bangunan yang hancur, kata sejumlah saksi dan petugas pelayanan darurat.

Pemboman itu, yang terjadi sebulan setelah ledakan bom mobil lain mencederai lebih dari 50 orang di daerah yang sama di ibu kota Lebanon tersebut, berlangsung di tengah ketegangan sektarian menyangkut intervensi kelompok Syiah itu terhadap pemberontak Sunni dalam perang saudara di Suriah.

Sebuah kelompok Sunni yang menamakan diri Brigade Aisha mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu dan berjanji melancarkan operasi lebih lanjut terhadap Hizbullah. "Saya tidak tahu apa yang terjadi. Kami seakan-akan diserang gempa," kata seorang pria muda di lokasi kejadian kepada Reuters, dengan darah berlumuran dari luka-luka di perutnya.

Di tengah lokasi itu, dimana api berkobar satu jam setelah ledakan tersebut, sebuah kendaraan besar yang ringsek akibat ledakan terlihat. Banyak mobil terbakar dan mayat supir atau penumpang yang hangus masih terlihat di dalamnya. Ledakan itu mengirim bubungan asap tebal hitam ke angkasa di daerah berpenduduk padat dan bagian-bagian depan sejumlah bangunan warga rusak.

Televisi Al Mayadeen mengatakan, sejumlah orang masih terperangkap di dalam apartemen di lokasi kejadian di dekat kompleks Sayyed al-Syuhada, dimana pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah sering menyampaikan pernyataan kepada pengikutnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement