REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Satu bom mobil meledak pada Rabu, di Sinai, Mesir. Bom mobil tersebut menyasar pasukan Mesir. Tidak ada korban jiwa dalam ledakan tersebut.
Bom mobil di dekat kota Sheikh Zuwayid di Sinai utara itu berhasil ditemukan dan diidentifikasi sebelum serangan yang direncanakan.
Bom itu meledak ketika tim penjinak bom mendekati mobil tersebut, kata sumber-sumber itu, dengan menambahkan bahwa tidak ada korban dalam insiden tersebut.
Menurut sumber, militer memperoleh informasi mengenai keberadaan bom mobil itu dari seorang yang ditangkap setelah bentrokan dengan pasukan pada hari itu.
Serangan-serangan terhadap prajurit dan polisi meningkat setelah militer menggulingkan Presiden Mesir Mohamed Morsi pada 3 Juli.
Pada 10 Oktober, seorang penyerang bom bunuh diri menabrakkan mobilnya ke sebuah pos pemeriksaan militer di Semenanjung Sinai, menewaskan empat prajurit dan seorang polisi.
Tiga prajurit lain cedera dalam serangan tersebut, yang dilakukan terhadap pos pemeriksaan Al-Reesa, sebelah selatan kota El-Arish, Sinai Utara.