Ahad 22 Jun 2014 02:52 WIB

Duh...Bom Mobil Tewaskan Wartawan di Somalia

Red: M Akbar
Bom mobil guncang Nigeria (ilustrasi)
Foto: Reuters/Afolabi Sotunde
Bom mobil guncang Nigeria (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADISHU -- Seorang wartawan Somalia tewas di Mogadishu setelah sebuah bom yang diyakini melekat pada mobilnya diledakkan dari jarak jauh. Wartawan bernama Yusuf Keynan ini bekerja pada Radio Mustaqbal, stasiun FM swasta Mogadishu. Selama ini ia juga berkontribusi kepada Nairobi, radio kemanusiaan PBB yang bermarkas di Kenya, Ergo.

"Itu adalah wartawan lokal yang menjadi sasaran dalam serangan tersebut. Bom dipasang di bawah jok mobilnya kemudian meledak. Mengakibatkan dia tewas," kata pejabat polisi Somalia, Abdi Garane, seperti dilansir kantor berita AFP.

"Itu mengerikan. Jasadnya terputus terbakar di dalam mobilnya. Saya tidak tahu mengapa mereka telah menargetkan dia," kata

Mengutip laporan dari pihak kepolisian setempat,peristiwa ini menjadi aksi pembunuhan kedua yang dialami oleh wartawan di Mogadishu sepanjang tahun ini.

Sejauh ini masih belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab. Tetapi Mogadishu telah terpukul oleh serangkaian serangan gerilyawan Shebab yang terkait Al Qaida di negara itu yang berjuang untuk menggulingkan negara yang dilanda perang dan pemerintahnya yang rapuh mendapat dukungan secara internasional.

Persatuan Wartawan Nasional Somalia (NUSOJ) mengatakan pihaknya sangat terkejut "oleh apa yang disebut" pembunuhan tak masuk akal terhadap wartawan kemanusiaan Somalia."

Korban adalah salah satu pemenang dari 2013 Somalia Media Awards yang diselenggarakan oleh NUSOJ dan PBB.

"Kami mengutuk pembunuhan keji rekan kami itu, dan menyerukan untuk cepat menyelidiki kasus ini," kata Sekretaris Jenderal NUS OJ Mohamed Ibrahim.

"Kami menuntut pembunuh dibawa ke pengadilan," katanya

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement