REPUBLIKA.CO.ID, BUDAPEST -- Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan negaranya tak akan memberikan senjata ke Ukraina.
Menurut Merkel ia lebih mendukung penyelesaian konflik melalui jalur negosiasi, untuk menemukan solusi diplomatik dalam konflik antara pemerintah dan pemberontak pro-Rusia.
The Associated Press melaporkan, Selasa (3/2) hal tersebut diungkapkan Merkel pada Senin (2/2) kemarin setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban di Budapest. Merkel mengatakan ia lebih memilih menekankan pada pemberian sanksi ekonomi Uni Eropa pada Rusia dan negosiasi untuk menyelesaikan konflik.
"Ini keyakinan saya, bahwa konflik ini tak bisa diselesaikan secara militer," ungkap Merkel.
Hal senada juga diungkapkan Orban, menurutnya selama ini Hungaria mendukung solusi damai dan tak akan memberikan senjata ke Ukraina. Ia juga menyebut ketegantungan negaranya pada pasokan energi Rusia yang melalui pipa Ukraina.
Pertempuran di Ukraina Timur pecah sejak April 2014. Pertempuran tersebut telah menewaskan lebih dari 5.100 jiwa dan membuat 900 ribu orang mengungsi.