Sabtu 04 Apr 2015 13:12 WIB

Serang Kampus, Teroris Kenya Bunuh 147 Mahasiswa

Rep: C14/ Red: Bayu Hermawan
terorisme
Foto: cicak.or.id
terorisme

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Setidaknya 147 orang tewas dalam sebuah serangan oleh kelompok teroris al-Shahab di sebuah universitas di Kenya pada Kamis (2/4). Korban penyerangan kelompok teroris itu adalah mahasiswa Universitas Garissa.

Kelompok al-Shahab pada Kamis (2/4) pagi menerobos masuk ke dalam kompleks kampus setelah menembak mati dua orang petugas keamanan.

Kelompok ini kemudian menembaki para mahasiswa di sana secara membabi-buta. Diketahui, empat orang anggota al-Shahab sempat masuk ke asrama mahasiswa dan meledakkan diri.

Bahkan, kelompok al-Shahab jelas menarget kalangan tertentu. Ini merupakan serangan yang paling besar dari al-Shahab setidaknya untuk setahun terakhir. Dari sekitar lima ratus orang yang berusaha kabur, 79 di antaranya luka-luka.

"Yang saya dengar dari mereka, 'Kami datang untuk membunuh atau mati.' Persis begitulah yang mereka teriakkan," ujar Eric Wakesa, salah seorang mahasiswa Universitas Garissa yang berhasil menyelamatkan diri. Demikian dikutip dari BBC, Jumat (3/4).

"Sangat mengerikan. Suara tembakan terdengar dari mana-mana," kata Augustine Alanga kepada BBC.

Saksi mata juga menyatakan keheranannya, saat penyerangan terjadi kompleks kampus hanya oleh dua orang aparat keamanan.

Sementara secara terpisah, Sekjen PBB Ban Ki-moon mengutuk keras aksi terorisme ini. Ditambahkannya, PBB siap membantu Kenya menumpas dan menangkis terorisme. Pemerintah Kenya sendiri hingga Jumat (3/4) kemarin sudah mengumumkan buron atas nama Mohamed Kuno.

Menurut otoritas keamanan Kenya, Kuno adalah dalang serangan teroris al-Shahab. Namun, pemerintah Kenya sendiri menyatakan, negaranya sedang dalam ancaman pengamanan serius.

"Kita dalam keadaan demikian karena personil keamanan," kata Presiden Kenya Uhuru Kenyatta.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement