REPUBLIKA.CO.ID, Singapura yang dikenal sebagai Gilbartar Timur dan basis kuat Inggris jatuh ke tangan pasukan Jepang pada hari ini, 1942 silam. Pulau kecil ini telah jadi koloni Inggris sejak abad 19.
Pada 1941, ketika pasukan Jepang menjajah French Indochine, Jepang tertarik juga untuk mengambil Singapura dari Inggris ke dalam bagian kerajaannya. Hingga akhirnya pada serangan Pearl Harbor, 24 ribu pasukan Jepang ditransfer dari Indochina ke Semenanjung Malay .
Pilot tempur Jepang pun membombardir pulau kecil ini. Sebanyak 61 warga sipil tewas ditembaki dari udara. Pertempuran antara Jepang dan Inggris berlanjut di semenanjung Malay selama Desember dan Januari. Ratusan warga sipil tewas dalam proses.
Hingga akhirnya Inggris terpaksa menyelamatkan sisa posisinya termasuk Pelabuhan Swettenham dan Kuala Lumpur. Pada 8 Februari, 5.000 pasukan Jepang mendarat di Singapura. Sementara Inggris kehabisan orang dan senjata.
Selebaran propaganda pro-Jepang disebarkan di pulau dan memaksa untuk menyerah. Pada 13 Februari, senjata utama Singapura dihancurkan. Salah strategi Jenderal Inggris dan lemahnya komunikasi antara militer dan warga sipil memperparah pertahanan Inggris.
Hingga akhirnya Jenderal Inggris Arthur Percival dan sekutu menyerahkan Singapura pada Jenderal Jepang Tomoyuki Yamashita pada hari ini, tahun 1942. Sebanyak 62 ribu tentara sekutu jadi tahanan perang. Lebih dari setengahnya meninggal di penjara. Dengan menyerah di Singapura, Inggris kehilangan cakarnya di timur.
sumber : History.com