Kamis 24 Mar 2016 14:17 WIB

Ada Paket Mencurigakan, Bandara di Prancis Ditutup

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Teguh Firmansyah
Pesawat Airbus terbaru A350 terbang di atas bandara Toulouse-Blagnac selama penerbangan perdananya di Perancis, Jumat (14/6).     (Reuters/Jean-Philippe Arles)
Pesawat Airbus terbaru A350 terbang di atas bandara Toulouse-Blagnac selama penerbangan perdananya di Perancis, Jumat (14/6). (Reuters/Jean-Philippe Arles)

REPUBLIKA.CO.ID,  PARIS -- Bandara Toulouse-Blagnac di bagian selatan Prancis dievakuasi besar-besaran karena alasan keamanan. Hal ini dilakukan menyusul ditemukannya sebuah paket mencurigakan di kompleks bandara.

Seluruh isi bandara Toulouse-Blagnac dievakuasi pada Rabu (23/3) pagi waktu setempat. Penumpang yang sudah masuk ke dalam pesawat, diminta keluar untuk ikut dievakuasi ke tempat aman.

Televisi lokal Prancis melaporkan sebuah paket mencurigakan yang ada di area bandara menjadi penyebab evakuasi besar-besaran itu.

Surat kabar lokal France Bleu melaporkan, personel militer dan polisi dikerahkan ke bandara untuk berpatroli setelah evakuasi dilakukan. Menurut media tersebut, tentara yang tiba di bandara langsung memeriksa area sekitar bandara.

Tidak hanya melakukan patroli, para tentara itu juga memeriksa identitas orang-orang yang ada di sekitar bandara.  Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap kendaraan yang mereka gunakan. Otoritas Prancis meningkatkan pengamanan termasuk di wilayah bandara setelah tiga ledakan mengguncang ibu kota Brussels, Belgia pada Selasa (22/3) pagi.

Baca juga, Heboh Serangan Belgia, di Mana Kalian Saat Serangan Turki?

Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di Brussels tersebut. Pascaledakan di Brussels, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls menyerukan memperketat keamanan di perbatasan kawasan Uni Eropa. "Ada kebutuhan mendesak untuk memperkuat perbatasan luar Uni Eropa,’’

katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement