Ahad 17 Apr 2016 13:01 WIB

Jepang Siapkan Kereta tak Terlihat

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Nur Aini
Kereta Cepat (ilustrasi)
Foto: Republika/willy
Kereta Cepat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Kereta peluru Jepang yang sudah sangat terkenal kini akan meluncurkan sesuatu yang baru. Kereta 'tak terlihat' akan bisa dinikmati pada 2018.

Dirancang oleh arsitek Jepang Kazuyo Sejima yang dikenal membuat bangunan menyatu dengan lingkungan. Diberitakan News.com.au, kereta akan dibuat semi-reflektif untuk memberikan ilusi tembus pandang saat melaju melalui kota atau pedesaan.

Sejima ditugaskan merancang kereta oleh Seibu Group yang terkenal dengan kereta peluru berkecepatan tinggi untuk merayakan ulang tahun ke-100 mereka. Ia diminta membuat desain 'lunak' dan 'lembut' untuk menyatu dengan lansekap. Sejima juga akan merancang interior ruang. Desain akan diluncurkan pada sat Red Arrow kereta komuter di sejumlah rute dari 2018.

Sejima mendirikan perusahaan arsitektur SANAA bersama Ryue Nishizawa pada 1995 yang telah memenangkan berbagai penghargaan atas kepandaiannya menggunakan cahaya dan ruang. Karya-karya besar lainnya dari SANAA termasuk New Museum of Contemporary Art di New York, the Serpentine Pavilion di London, Le Louvre Lens Museum, Prancis, the Toledo Museum of Art’s Glass Pavilion di Toledo, Ohio, dan Christian Dior Building di Omotesando, Tokyo. Mereka mendapat Nobel Pritzker Architecture Prize pada 2010.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement