REPUBLIKA.CO.ID, Perdana Menteri Inggris pada 1809 Spencer Perceval ditembak mati oleh pengusaha gila John Bellingham di lobi House of Commons, London.
Bellingham meradang karena kegagalannya mendapatkan kompensasi pemerintah untuk utang perang yang terjadi di Rusia. Setelah kejadian tersebut, ia segera menyerahkan diri.
Spencer Perceval memiliki praktik hukum yang menguntungkan, Tory pada 1796 sebelum memasuki House of Commons. Rajin dan pandai mengorganisir, ia berturut-turut berada di kabinet senior menjabat pengacara umum.
Pada 1807, ia menjadi rektor kas negara, sebuah pos yang terus ia pegang setelah menjadi perdana menteri pada 1809. Sebagai perdana menteri, Perceval menghadapi krisis keuangan di Inggris akibat keterlibatan negara dalam Perang Napoleon.
Ia juga membuat musuh politik melalui oposisinya terhadap Pangeran Wales, yang kemudian menjadi Raja George IV. Namun demikian, situasi membaik ketika ia tewas pada 11 Mei 1812. Pembunuhnya, meski dianggap gila, tetap dieksekusi satu pekan kemudian.
Selanjutnya: Kebakaran di Stadion Bola Tewaskan 50 Penonton