Sabtu 26 Nov 2016 18:58 WIB

Pemimpin Dunia Ucapkan Bela Sungkawa untuk Fidel Castro

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Esthi Maharani
Fidel Castro
Fidel Castro

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Sejumlah pemimpin negara melepas kepergian Fidel Castro dengan pujian tak terhingga, Sabtu (26/11). Sekutu terdekat, Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan revolusi di dunia adalah atas permulaannya.

Modi mengatakan berita kematian Castro sangatlah tragis. "Castro adalah seorang yang personalitinya paling unik di abad 20," kata Modi. Ia menyebut Castro sebagai seorang teman yang luar biasa.

Presiden Rusia, Vladimir Putin memuji Castro sebagai simbol sebuah era. Mantan pemimpin Soviet, Mikhail Gorbachev juga menyebutnya kekuatan bagi negara.

Presiden Prancis, Francois Hollande menyatakan bela sungkawa. Ia menyinggung soal upacara pendekatan kembali Havana dan Washington yang ia sambut baik.

Pemerintah Spanyol mengatakan seorang tokoh penting dan luar biasa dalam sejarah telah pergi. "Seorang pria yang membawa titik balik dalam evolusi negaranya, ia yang memberi pengaruh pada seluruh wilayah," katanya.

Nelson Mandela Foundation tak ketinggalan melayangkan ungkapan bela sungkawa untuk rakyat dan pemerintah Kuba. Presiden Afrika Selatan berterima kasih pada Castro atas bantuan dan dukungannya semasa menjatuhkan apartheid.

Ada tangis, ada juga tawa dalam kepergian Castro. Sebuah perayaan kecil dilakukan di Little Havana, Miami. Di sana adalah tempat para penduduk Kuba yang diasingkan di AS.

Ileana Ros-Lehtinen, seorang Amerika-Kuba anggota Kongres pertama yang terpilih menyebut Castro seorang tiran dan preman. Ia merayakan kepergiannya. "Kini Kuba punya kesempatan jadi bebas, demokrasi dan sejahtera," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement