Ahad 05 Feb 2017 14:24 WIB

Uni Eropa Bahas Krisis Palestina Senin Mendatang

Boikot produk Israel.
Foto: Reuters
Boikot produk Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Juru Bicara Menlu Prancis Roman Nadal  menyatakan bahwa Menlu Uni Eropa akan mengadakan sidang di Luxemburg. Sidang Menlu Uni Eropa ini untuk membahas perkembangan krisis terakhir di Palestina.

Dalam konferesni pers di Paris Nadal mengatakan, setelah Konferensi Perdamaian Paris Januari lalu, Menlu Prancis akan membahas prioritas Uni Eropa untuk merestorasi perdamaiaan di Palestina serta menjaga solusi dua negara. "Palesina menjadi fokus utama dalam agenda sidang mendatang," katanya.

Sidang tersebut juga akan membahas situasi di beberapa negara di Timur Tengah seperti Libya dan Suriah, serta membahasa penanggulangan terorisme.

Dari Palestina dilaporkan, aksi pemboikotan kembali dilakukan oleh rakyat Palestina. Sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1948. Awalnya, aksi ini dilakukan dengan memboikot seluruh perusahaan Israel yang mendukung aksi genosida terhadap rakyat Palestina. Target aksi ini adalah menuntut direktur perusahaan Rami Leivi agar segera dimasukkan dalam daftar pengadilan Internasional.

Aksi dukungan boikot ini didukung juga oleh anggota Knesset Israel yang sepakat untuk memboikot Ramy Leivi Corp. Bahkan aksi pembunuhan yang dilakukan oleh salah seorang militer Israel terhadap warga Palestina didukung dan didanai oleh perusahaan ini.

Warga Palestina menuntut untuk memboikot beberapa perusahaan Israel yang telah mendukung aksi genosida dan pembunuhan terhadap warga sipil di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Aksi ini dilakukan di beberapa titik di Tepi Barat dan al-Quds termasuk di Jalur Gaza.

sumber : suarapalestina.id/SPNA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement