REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (6/11) mengatakan Amerika akan berdiri dengan Jepang dalam melawan ancaman Korea Utara.
Berbicara setelah pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Tokyo, Trump mengulangi pernyataanya era kesabaran strategis telah berakhir. Ia mengatakan kedua negara akan bekerja sama untuk melawan agresi berbahaya rezim Korea Utara.
Abe mengatakan pada konferensi pers yang sama bahwa Jepang mendukung keputusan Trump terkait Korea Utara. Ia menekankan, kedua negara 100 persen terlibat dalam masalah ini.
Selain membahas masalah Korea Utara, kunjungan Trump ke Jepang juga untuk membahas masalah peragangan. Trump akan mendorong sebuah kemitraan perdagangan bebas dan berimbang dengan Jepang setelah berpuluh-puluh tahun terjadi defisit perdagangan besar-besaran. Ia mengatakan hubungan dengan Tokyo lebih baik daripada sebelumnya.
Trump berada di hari kedua dalam sebuah kunjungan ke Asia selama 12 hari. Kunjungan ini berfokus pada perdagangan dan program rudal nuklir Korea Utara.
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan Trump, tidak berencana untuk kembali ke AS terkait adanya insiden penembakan di sebuah gereja di Texas yang menewaskan 26 orang. Trump akan tetap melanjutkan tur ke Asianya. Ia akan mengunjungi Seoul, Beijing dan Vietnam.
sumber : Reuters
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Rekomendasi
-
Kamis , 25 Jun 2026, 20:22 WIB
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Naik Jadi 164 Orang
-
-
Kamis , 25 Jun 2026, 19:33 WIBEks Komandan Militer Israel Jadi Favorit Pengganti Netanyahu di Jajak Pendapat Terakhir
-
Kamis , 25 Jun 2026, 18:50 WIBSatu Lagi Prajurit IDF Tewas di Selatan Lebanon
-
Kamis , 25 Jun 2026, 16:43 WIBKehancuran Lobi Yahudi di Amerika Kian Dekat
-
Kamis , 25 Jun 2026, 16:17 WIBOman Umumkan Koridor Baru, IRGC: Jalur Aman di Selat Hormuz Hanya Jalur yang Disetujui Iran
-
Advertisement