Selasa 28 Nov 2017 15:32 WIB

Tentara Prancis di Burkina Faso Dilempari Granat

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Ani Nursalikah
Granat. Ilustrasi
Foto: hdwpapers.com
Granat. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Sebuahgranat dilemparkan ke arah tentara Prancis di ibu kota Burkina Faso di Ouagadougou, sesaat sebelum Presiden Emmanuel Macron datang ke kota tersebut. Akibatnya tiga warga sipil terluka.

Granat itu dilemparkan pada Senin (27/11) malam waktu setempat. Menurut sumber dari departemen keamanan, granat itu dilemparkan beberapa jam sebelum Macro ndijadwalkan menjadi pembicara di universitas di Ouagadougou.

Dilaporkan dua orang memakai tudung melemparkan granat dari sepeda motor sebelum melarikan diri dari tempat kejadian. Namun tidak ada komentar langsung mengenai kejadian di kantor Macron.

Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel akan menghadiri pertemuan puncak Uni Eropa-Afrika di Abidjan pekan ini dengan fokus pembahasan pada bidang pendidikan, investasi pada generasi muda dan pembangunan ekonomi. Hal ini untuk mencegah adanya pengungsian dan imigran karena faktor ekonomi, agar tidak melakukan perjalanan berbahaya melintasi Laut Tengah.

 

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement