Selasa 27 Feb 2018 18:27 WIB

Polisi Tahan Warga AS yang Diduga Mutilasi Perempuan Jepang

Kedua bertemu lewat aplikasi kencan.

Petugas kepolisian di Jepang.
Foto: EPA
Petugas kepolisian di Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Wisatawan Amerika Serikat ditangkap di Jepang setelah seorang wanita setempat, yang ditemuinya lewat aplikasi kencan, hilang pada awal bulan ini. Tubuh perempuan tersebut diyakini dikerat dan tersebar di beberapa tempat di Jepang barat.

Polisi menahan pria berusia 26 tahun yang dicurigai mengurung wanita tersebut pada pekan lalu. Wanita itu dilaporkan hilang sejak 16 Februari. Mereka kemudian menemukan sesuatu, yang tampak seperti kepala wanita dalam koper di rumah susun yang dipesannya di Osaka melalui laman persewaan liburan pribadi.

Media itu tidak menyebutkan nama wanita tersebut, namun mengutip sumber polisi, dia berusia 27 tahun dan berasal dari kota Sanda, Perfektur Hyogo. Laporan berita tersebut mengatakan wanita itu memberi tahu temannya dia berencana bertemu dengan pria yang dia kenal melalui aplikasi jaringan.

Rekaman kamera keamanan menunjukkan wanita tersebut dan seorang pria yang diyakini sebagai tersangka bertemu di Osaka dan memasuki rumah susun itu bersama pada 16 Februari. Rekaman terpisah menunjukkan pria tersebut meninggalkan bangunan itu sendirian dan berkali-kali membawa tas besar.

Saat dihubungi, polisi Prefektur Hyogo menyebut tempat dan waktu tubuh, kaki dan lengan wanita tersebut ditemukan, namun tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai perkara itu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement