Kamis 13 Sep 2018 17:37 WIB

Mobil Tabrak Kerumunan di Cina, 11 Orang Tewas

Pelaku penabrakan ditangkap kepolisian Cina.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini
Tabrakan (ilustrasi)
Foto: pondokmobil.com
Tabrakan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Sebuah mobil menabrak kerumunan orang di lapangan Kota Hengyang, Cina pada Rabu (12/8) malam waktu setempat. Peristiwa itu menewaskan 11 orang dan 44 orang lainnya mengalami luka.

Polisi setempat berhasil menangkap pelaku Yang Zanyun (54 tahun) yang diduga melakukan hal itu karena motif balas dendam. Setelah menabrak kerumunan orang, Zanyun juga menyerang menggunakan pisau dan sekop.

"Mobil itu menuju alun-alun di kota Mishui, bagian dari kota Hengyang di Provinsi Hunan dikendarai sendiri oleh Zanyun," ujar pernyataan pihak berwenang seperti dikutip Channel News Asia, Kamis (13/9).

Menurut laporan pihak kepolisian, Zanyun memiliki catatan kriminal yang cukup mencengangkan. Kepolisian setempat mencatat, dia pernah terlibat dalam kasus narkoba, pencurian, dan penyerangan terhadap orang. Sehingga hal itu dijadikan motifnya dalam penyerangan-nya kali ini.

"Dia sudah ditahan," kata pihak kepolisian tanpa memberikan keterangan lanjutan.

Foto-foto dokumentasi dan video tersebar dan dilaporkan ke pemerintah pusat menunjukkan korban bergelimpangan di lapangan alun-alun kota. Pemerintah, awalnya melaporkan tiga orang tewas, namun meningkat hingga kini menjadi sebelas orang. Polisi belum menemukan cukup bukti untuk mengatakan insiden itu sebagai bentuk teror.

Di Cina, pada Februari lalu juga terjadi hal serupa. Sebanyak 18 orang tewas ketika sebuah mini van terbakar dan menaiki trotoar bagian tengah Sanghai yang ramai orang berlalu lalang dan menabrak para pejalan kaki. Investigasi menunjukkan kebakaran itu disebabkan seorang pengemudi yang merokok di dalam kendaraan dan secara ilegal mengangkut barang yang mudah terbakar.

Pemerintah awalnya curiga dengan insiden semacam ini, pasalnya 2013 juga terjadi hal sama yang menimpa penonton di Lapangan bagian utara Tianamen, Beijing menewaskan tiga orang di dalam mobil dan dua pejalan kaki. Tiga penyerang yang diduga terkait kelompok separatis di wilayah barat Xinjiang, juga tewas dalam insiden tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement