Sabtu 17 Nov 2018 02:02 WIB

Sejumlah Jadwal Kereta Api Dibatalkan Karena Topan Gaja

Terjangan topan disertai hujan deras mengakibatkan sejumlah kerusakan parah.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Andi Nur Aminah
Topan Gaja di Tamil Nadu, India
Foto: Twitter
Topan Gaja di Tamil Nadu, India

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Kereta Api India mengumumkan penghentian dan pembatalan sejumlah jadwal operasional di Southern Railway. Keputusan itu sebagai dampak dari terjangan topan Gaja di negara bagian Tamil Nandu, India, Jumat (16/11).

Dilansir di NDTV Jumat (16/11), pengumuman itu dilakukan melalui akun Twitter resmi @GMSRailway dan Facebook Southern Railway. Badai siklon parah Gaja melintasi pantai Tamil Nadu pada Jumat pagi. Terjangan topan disertai hujan deras. Akibatnya, sejumlah kerusakan parah tejadi, khususnya pada jaringan komunikasi dan infrastruktur listrik.

Southern Railway telah membatalkan kereta di distrik-distrik Tamil Nadu yang diperkirakan terpengaruh badai. Beberapa jadwal kereta api dibatalkan sepenuhnya karena tidak bisa menyelesaikan perjalanan.

Setidaknya ada lima perjalanan kereta api yang dibatalkan. Pertama, kereta api nomor 56261 Arakkonam, kereta penumpang KSR Bengaluru dibatalkan antara Arakkonam - Jolarpettai pada 16 November 2018. Sebagai pengganti pembatalan, penumpang bisa turun di penghentian Sholingur, Walajah Road, Mukundarayapuram, Katpadi, Gudiyattam, dan Ambur.

Kedua, kereta api nomor 06865 Thanjavur-Tiruchchirappalli jenis kereta khusus yang dibatalkan. Ketiga, kereta api nomor 56723 Madurai-Rameswaram dan kereta nomor 56724 Rameswaram-Madurai juga dibatalkan. Keempat, kereta nomor 56721 Madurai-Rameswaram dan kereta nomor 56722 Rameswaram-Madurai juga dibatalkan. Kelima, kereta api nomor 56829 Tiruchchirappalii-Rameswaram dan kereta api nomor 56830 Rameswaram-Tiruchchirappali juga dibatalkan.

Sementara itu, pemerintah pusat memastikan siap mengirim bantuan untuk negara bagian Tamil Nandu. Berdasarkan data, sebanyak 13 orang tewas dan sekitar 81 ribu orang mengungsi. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement