Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Staf Perempuan Parlemen Inggris Kerap Dilecehkan

Jumat 12 Jul 2019 08:14 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Gedung Parlemen Inggris

Gedung Parlemen Inggris

Foto: EPA/Will Oliver
Pelecehan seksual di Parlemen Inggris kerap ditutupi karena staf perempuan ketakutan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Orang-orang yang berkerja untuk legislatif Inggris kerap mendapatkan risiko pelecehan dan intimidasi seksual. Menurut laporan resmi Kamis (11/7) hal itu ditutupi karena para staf House of Commons Inggris ketakutan.

Laporan itu menyebutkan staf parlemen yang menjadi sasaran 'kerap dipaksa' menerima pernyataan seksual yang tidak diinginkan dan komentar seksis. Mereka sering menerima pernyataan tidak menyenangkan tentang perempuan yang bekerja di politik. 

Baca Juga

Laporan itu dibuat setelah serangkaian tuduhan pelecehan diabaikan. Laporan itu menyebutkan pelecehan seksual adalah 'masalah'. Para staf sering diberi pernyataan seksual yang tidak diinginkan. 

"Kerap diiringi dengan sentuhan terkadang dengan paksaan," kata laporan tersebut. 

"Sejumlah kecil Anggota Parlemen telah merundung dan atau melecehkan staf di masa lalu dan melanjutkannya, walaupun sudah diperkenalkan Kode Perilaku Parlemen yang baru," tambah laporan tersebut. 

Persoalan pelecehan dan perundungan staf parlemen tersebut sudah pernah mencuat pada 2017. Telegraph melaporkan saat itu ada seorang Anggota Parlemen yang diselidiki terkait pelecahan seksual.  

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA