Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Arkeolog Temukan Artefak Jimat di Reruntuhan Pompeii

Rabu 14 Aug 2019 07:30 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Reruntuhan Pompeii di Yunani.

Reruntuhan Pompeii di Yunani.

Foto: EPA
Artefak jimat dan alat kecantikan ditemukan di Pompeii.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Para arkeolog menemukan harta karun berupa jimat dan barang-barang yang digunakan untuk ritual kesuburan yang tersimpan ribuan tahun di reruntuhan Pompeii. Benda-benda yang ditemukan di antaranya seperti kristal, cermin, manik-manik, ember, kancing yang terbuat dari tulang, jimat, boneka, hingga patung tengkorak. 

Benda-benda itu ditemukan pada ruangan yang sama dari 10 mayat korban letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Artefak itu ditemukan dalam sebuah kotak kayu tertutup material vulkanik yang juga menutupi kota itu pascaletusan gunung merapi.    

Baca Juga

Direktur Taman Arkeologi Pompeii, Massimo Osanna, mengatakan artefak yang ditemukan itu kemungkinan milik seorang  wanita. Sementara dengan sedikitnya jumlah emas dalam kota menurut Ossana menunjukan benda-benda itu dimiliki seorang pelayan atau budak.

“Mereka adalah objek kehidupan sehari-hari di dunia perempuan dan luar biasa karena mereka menceritakan kisah-mikro, biografi penduduk kota yang mencoba melarikan diri dari letusan,” kata Osanna seperti dilansir ABC News pada (13/8).

Lebih lanjut Osanna mengungkapkan benda-benda itu juga terdapat ikonografi atau tulisan-tulisan berupa simbol untuk keberuntungan, kesuburan dan perlindungan terhadap hal buruk.

“Ada lusinan benda keberuntungan di samping benda-benda lain yang dikaitkan dengan kekuatan menghancurkan nasib buruk. Bisa berupa kalung yang dipakai selama ritual dibanding digunakan agar terlihat elegan,” katanya.

Sementara kuburan yang menjadi tempat ditemukannya benda-benda itu ditemukan di halaman belakang Casa del Giardino, di mana lukisan dinding, mosaik yang dilestarikan, dan grafiti bersejarah juga ditemukan awal tahun ini. 

Situs ini juga berisi sebuah prasasti yang mendorong para sejarawan untuk merevisi kemungkinan tanggal letusan Vesuvius dari 24 Agustus hingga 24 Oktober. 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA